Virus Menyebar, Emas Tak Patah Arang!

Emas yang sempat anjlok, seolah tak patah arang. Bagaimanapun juga pasar masih diliputi oleh kewaspadaan akan semakin merebaknya virus corona.

Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan ini merupakan virus dari golongan yang sama dengan penyakit SARS dan dapat menyebabkan orang yang terinfeksi mengidap pneumonia.

Virus-Menyebar-Emas-Tak-Patah-Arang!
Virus Menyebar, Emas Tak Patah Arang!

Virus corona yang masih menghantui pasar masih menyediakan ruang untuk membuat emas dapat bergerak naik. Pagi ini, Rabu (5/2/2020) harga emas spot ditransaksikan menguat 0,12% ke level US$ 1.554,25/troy ons.

Dua korban meninggal dilaporkan di luar China, satu di Hong Kong dan satu di Filipina. Sementara jumlah pasien yang dinyatakan pulih kini berjumlah 906, satu orang yang dinyatakan pulih berasal dari Vietnam. Jumlah korban meninggal sampai saat ini tercatat mencapai 492 orang.

Jumlah kasus terbanyak masih dilaporkan di China dengan 24.266 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Sementara 212 kasus lainnya ditemukan di 26 negara lain mulai dari AS, berbagai negara Eropa dan kawasan Asia hingga Australia.

Baca Juga : DPR Minta Pemerintah Promosi Energi Nuklir

Kemarin harga emas di pasar spot anjlok 1,5% dalam sehari dan ditutup di US$ 1.552,26/troy ons. Salah satu sentimen yang memberatkan emas adalah rilis data ekonomi Amerika Serikat untuk sektor manufaktur.

Setelah kemarin ditutup anjlok, hari ini harga emas kembali menguat. Pasar yang masih diliputi sentimen negatif terkait virus corona membuat harga emas tak mau anjlok dalam.