Untung Digadai atau Dijual?

Untung Digadai atau Dijual?

Untung-Digadai-atau-Dijual?
Untung Digadai atau Dijual?

Harga emas yang sedang melambung sampai mencapai Rp. 900 ribu saat ini tak dipungkiri membuat kamu tergoda untuk menjualnya.

Apalagi jika kamu membeli emas logam mulia yang harganya di bawah, atau mungkin, separuh dari harga jual saat ini. 

Saat melihat harga emas di kala pandemi corona saat ini, kamu mungkin merasa telah tepat memilih instrumen yang banyak dipilih investor pemula. Apalagi proses jual beli emas terbilang cepat dan mudah.

Selain menjualnya langsung, kamu juga bisa menggunakan layanan gadai emas untuk mendapatkan uang tunai dengan cepat.

Saat sudah memiliki uang lagi, kamu bisa menebusnya dan emas itu kembali menjadi harta berharga kamu.

Dikutip dari Cek Aja, Rabu 15 April 2020, tujuan orang membeli emas beragam. Ada yang membeli untuk perhiasan dan ada juga untuk investasi atau simpanan.

Namun, saat keadaan darurat, seperti pandemi virus Covid-19, orang-orang acapkali menjual emas logam mulia untuk mendapatkan dana segar.

Baca Juga: Optimisme Harga Minyak

Emas pun dijual atau digadai oleh sang pemilik agar dapat uang. Pertanyaannya, lebih baik mana? Gadai emas atau jual emas?

Gadai Emas

Gadai emas ini punya kelebihan dan kekurangan. Jika sedang mengalami masalah keuangan atau membutuhkan dana mendadak dan memiliki aset berupa emas, kamu bisa dengan mudah menggadaikan emas tersebut.

Menggadaikan emas bisa menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan uang tunai lebih cepat. Kita bisa menggadaikan emas di Pegadaian atau Pegadaian Syariah.

Menggadaikan emas dilakukan jika kita masih belum rela untuk menjual emasnya.