Uni Eropa Terapkan Bea Masuk Antidumping Baja Nirkarat RI

Must read

Lonjakan Impor Jadi Keluhan Eurofer

Investigasi UE dimulai pada Agustus setelah Asosiasi Baja Eropa (European Steel Association) atau dikenal Eurofer yang terdiri dari empat produsen UE mengeluh.

Mereka menyebutkan, adanya lonjakan impor stainless steel terutama dari Cina, Indonesia dan Taiwan ke UE.

Di sisi lain, produsen UE sulit untuk melakukan ekspor. Khususnya setelah pemerintahan Amerika memberlakukan tarif impor baja hingga 25 persen yang secara otomatis menutup akses UE ke pasar Amerika.

Berdasarkan penyelidikan antara 1 Juli 2018 hingga 30 Juni 2019, Komisi UE mencatat, impor dari Cina, Indonesia dan Taiwan mengalami peningkatan sampai 66 persen. Jumlah tersebut mencapai 30 persen lebih dari konsumsi pasar bebas.

Komisi UE juga mengajukan keluhan secara terpisah kepada Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/ WTO) mengenai larangan Indonesia atas ekspor bijih nikel sejak awal tahun.

Kebijakan ini dianggap tidak adil karena membatasi akses produsen UE terhadap bahan baku untuk membuat stainless steel tersebut.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article