Terus Melesat! Ekspor Batu Bara Sumsel Naik 100%

0
10
Terus Melesat! Ekspor Batu Bara Sumsel Naik 100%
Terus Melesat! Ekspor Batu Bara Sumsel Naik 100%

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Margo Yuwono mengatakan ekspor batu bara di Provinsi Sumsel naik hingga 100% pada Januari-Agustus 2021. 

Margo menyebut, peningkatan performa ini sangat dipengaruhi oleh tingginya permintaan pasar global seiring dengan membaiknya perekonomian dunia. 

“Terjadi pertumbuhan mencapai 105,50 persen,” kata Margi pada Senin, 4 Oktober 2021.

Pada Agustus 2021, nilai FOB ekspor batu bara mencapai USD170,38 juta atau naik 29,47 persen dibandingkan Juli 2021 yakni USD131,60 juta.

Sepanjang Januari-Agustus 2020, ekspor batu bara membukukan nilai FOB sebesar USD415,07 juta. Sementara pada periode yang sama tahun ini mencapai USD852,97 juta.

Performa positif pada perdagangan luar negeri batu bara itu ternyata tidak diikuti oleh sektor andalan lainnya yakni bubur kayu (pulp).

Ekspor ini justru mengalami penurunan pada Agustus 2021 yakni 36,07 persen atau hanya mencatat nilai FOB mencapai USD84,96 juta. Padahal pada bulan sebelumnya mencapai USD121,03 juta.

Namun, jika diamati capaian dari Januari-Agustus 2021 maka ekspor bubur kertas Sumsel yang mencapai USD765,95 juta ini relatif menyamai capaian pada periode yang sama tahun lalu, yakni USD674,04 juta.

Hingga kini, Sumsel bisa dikatakan masih bertumpu pada ekspor utamanya yakni karet dan bahan karet yang memberikan kontribusi hingga 34,92 persen untuk ekspor nonmigas sepanjang Januari-Agustus 2021.

Karet tetap menjadi primadona walau pada Agustus 2021 terjadi penurunan 5,92 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya, yakni USD133,42 juta pada Juli 2021 menjadi USD125,52 juta pada Agustus 2021.

Baca Juga : Korea Selatan Dorong Batu Bara Sumsel

Namun jika dibandingkan periode Januari-Agustus tahun lalu, pada 2021 ini mengalami peningkatan signifikan, dari USD741,07 juta menjadi USD1.097,08 juta atau tumbuh 48,04 persen.

“Dari 10 golongan barang ekspor nonmigas, tiga besar masih ditempati karet, batu bara, dan pulp dengan kontribusi masing-masing mencapai 34 persen, 27 persen dan 24 persen,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here