Target Produksi Batu Bara Naik! Produsen Harus Lakukan Ini

Must read

Ketua Indonesia Mining Energy Forum Singgih Widagdo mengatakan, untuk mengejar target produksi batu bara yang naik mencapai 625 juta ton, ia mewakili produsen batu bara di Indonesia menyarankan agar pemerintah membuat strategi peningkatan produksi yang tepat. 

Singgih menambahkan, idealnya produksi batu bara Indonesia mencapai 600 juta ton, keputusan yang diambil pemerintah harus tetap direalisasikan dengan langkah yang dan teknis yang tepat oleh produsen batu bara. 

“Salah satu cara adalah dengan strategi agar kenaikan produksi dapat lebih diberikan atau diprioritaskan melalui revisi RKAB [rencana kerja anggaran dan biaya] bagi perusahaan yang benar-benar memiliki prospek ekspor jelas,”  ujar Singgih. 

Singgih menuturkan, pasca terbitnya peraturan presiden terkait dengan pelimpahan wewenang dari pemerintah daerah ke pusat, nantinya pemetaan detail atas seluruh pelaku harus dilakukan, terutama Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) yang akan masuk pada 2022. 

Pemetaan cadangan, kualitas batu bara, kondisi total investasi, kapasitas produksi, kapasitas infrastruktur, coal processing plant (CPP), fasilitas pelabuhan muat, harus menjadi prioritas pemetaan. Mengingat pertumbuhan produksi belum memungkinkan diangkat sampai di atas 625 juta ton, baik dari sisi potensi pasar ekspor maupun kebutuhan domestik. 

Baca Juga : Ini Nih Pemicu Utama Harga Batu Bara Terus Meroket!

“Sebaliknya pelaku IUP OP semakin besar. Pemetaan teknis detail yang terintegrasi untuk seluruh pelaku pada skala apapun, prospek pasar dan batasan yang akan diinginkan pemerintah, menjadi sikap serius yang harus dilakukan dalam mengelola batu bara Indonesia ke depan,” jelasnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article