Target Indonesia Turunkan Konsumsi Batu Bara Untuk Kebutuhan Energi

Konsumsi Batu Bara
Target Indonesia Turunkan Konsumsi Batu Bara untuk Kebutuhan Energi

Pemerintah Indonesia berencana mengurangi konsumsi batu bara sebagai pembangkit energi di dalam negeri. Dalam road map Kebijakan Energi Nasional (KEN) dirumuskan bahwa pemanfaatan batu bara dalam bauran energi nasional ditargetkan hanya 30 persen pada 2025. Jumlah itu pun ditargetkan untuk diturunkan menjadi hanya 25 persen pada 2050.

Pemanfaatan limbah batu bara di Indonesia belum cukup terdepan. Di negara maju seperti Amerika Serikat, India, Tiongkok, dan Jepang, mereka menyerap fly ash, bottom ash, dan gipsum sebagai bahan pembuatan jalan, jembatan, paving blok, semen, dan sebagainya.

Baca juga: Harga Emas Antam Melonjak

Di negara lain limbah batu bara tidak dianggap sebagai limbah B3 atau bahan berbahaya dan beracun. Limbah batu bara, abu batu bara itu bisa digunakan untuk bahan konstruksi di berbagai negara. Cuma di sini saja dianggapnya sebagai B3. Ini kan jadi masalah. Padahal di negara-negara lain seperti di Jepang, limbah batu bara itu dijadikan bahan konstruksi, bahan bendungan, dan jalan. Jumlahnya besar, bisa dimanfaatkan sebenarnya.

Meski secara teoritis batu bara mengandung karbon yang tinggi dan unsur polutannya besar, namun risiko itu bisa diminimalkan dengan manajemen pengelolaan yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here