Tambang Tua di China Akan Kembali Dibuka

Tambang Tua di China Akan Kembali Dibuka

Tambang-Tua-di-China-Akan-Kembali-Dibuka
Tambang Tua di China Akan Kembali Dibuka

China bersiap membangkitkan kembali tambang batu bara yang telah lama tertidur. 

Pasca dipukul telak oleh pandemi Covid-19 China lekas segera bangkit dan memulikan perekonomian. Pemertintah China berencana melonggarkan aturan penutupan tambang batu bara yang telah lama ditutup.

Langkah tersebut diambil sebagai jalan untuk menggairahkan perekonomian yang tertekan akibat Covid-19. China siap akan menambah produksi batu bara mulai tahun depan.

Pemerintah China saat ini tengah mempersiapkan rencana prioritas lima tahun dalam bentuk dokumen panduan pengembangan kebijakan dan industri periode 2021—2025.

Dalam beleid tersebut, analis memperkirakan China tidak akan mengeluarkan kebijakan menutup tambang batu bara yang sudah tua seperti pada edisi sebelumnya.

“Kami memperkirakan Pemerintah China akan terus mengelola kapasitas produksi. Tetapi mungkin tidak untuk memangkas produksi karena kami perkirakan permintaan akan meningkat dalam lima tahun ke depan,” kata Zhai Yu, Senior Konsultan di Wood Mackenzie Ltd.

Adapun, dalam rencana lima tahun sebelumnya China membuat aturan penutupan tambang batu bara yang sudah tua untuk menjaga level harga.

Selain karena alasan lingkungan, pemangkasan produksi tersebut juga akan membantu penambang yang memiliki rasio utang tinggi.

Baca Juga: Negara dengan Tambang Emas Terbesar di Dunia

Pada 2016, China menargetkan penutupan tambang batu bara dengan kapasitas 800 juta ton per tahun. Pengurangan tersebut terpenuhi dalam 2 tahun sebelum waktu yang ditargetkan.

Pemerintah China menyebut tambang yang ditutup tersebut nantinya akan digantikan dengan tambang yang lebih besar, aman, ramah lingkungan. Serta efisien dengan kapasitas produksi yang lebih besar.