Tambang Dorong IHSG Naik Tipis di 6.193,316

IHSG-Naik-Tipis-Di-6.193,316
Tambang Dorong IHSG Sesi I Ditutup Naik Tipis di 6.193,316

Indeks LQ45 juga menguat, naik 0,11% di level 993,583. Terpantau sebanyak 3,2 miliar lembar saham telah diperdagangkan. Dengan nilai perdagangan mencapai Rp. 2,7 triliun, dan frekuensi perdagangan sebanyak 294.095 kali transaksi.

Sebanyak 5 sektor menguat dengan sektor properti memimpin dengan kenaikan 1%, disusul sektor perkebunan yang naik 0,7%, dan sektor pertambangan 0,4%. Sedangkan 5 sektor lainnya melemah yang dipimpin oleh sektor industri lainnya yang turun 0,7%, kemudian sektor infratsruktur melemah 0,2%, dan sektor industri dasar menyusut 0,1%. Indeks sepanjang perdagangan sesi I berada di level terendah di 6.181 dan level tertingginya di level 6.210.

Baca Juga : Petrosea dan Schneider Jadi Contoh Industri 4.0 

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan sesi pertama Senin (9/12/2019) siang ditutup naik tipis ke level 6.193,316. Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa sekitar pukul 12.00 WIB. Indeks berada di level 6.193,316, atau naik tipis 6,45 poin atau 0,1%.

Penguatan indeks kali ini sesuai dengan analis Reliance Sekuritas Indonesia yang memprediksi IHSG bergerak menguat dengan support resistance 6.140- 6.200. Saham-saham yang masih dapat dicermati secara teknikal diantaranya; MAIN, BNLI, SRIL, INCO, BSDE, CTRA, SMRA, UNTR, SCMA, MIKA. Secara teknikal, pergerakan IHSG break out Moving Average MA50 di level 6.144 sebagai konfirmasi penguatan menguji upper bollinger bands di kisaran 6.200.

Sumber : Investor.id