Tambang Bawah Tanah Kunci Masa Depan Freeport

Tambang Bawah Tanah Kunci Masa Depan Freeport Indonesia

Tambang Bawah Tanah Kunci Masa Depan Freeport Indonesia
Tambang Bawah Tanah Kunci Masa Depan Freeport Indonesia

Sejak pertama kalinya diakuisisi pemerintah Indonesia pada 2018 melalui PT Inalum, masa depan perusahaan tambang raksasa Freeport sedang menyusun strategi menghadapi tantangan industri tambang di tengah pandemi Covid-19.

PTFI kini tengah mempersiapkan sebuah proyek ambisius penambangan bawah tanah setelah menyelesaikan penambangan terbuka di lokasi tambang Grasberg.

Tak main-main, ada lima lokasi cadangan bawah tanah yang dibidik agar dapat ditambang potensi kandungan tambangnya oleh PTFI ke depan.

Salah satu cadangan tambang bawah tanah yang besar milik PTFI ia­lah Grasberg Block Cave (GBC) yang merupakan cadangan tambang persis di bawah open pit Grasberg.

Baca Juga: Bos Freeport Beberkan Nasib Bisnis Pertambangan

Selain itu, ada blok Deep Mill Level Zone (DMLZ) yang sudah mulai dikembangkan sejak 2016 dan diproyeksikan baru akan selesai produksi pada 2040 mendatang.

Ada pula cadangan tambang bawah tanah lain yang belum tergarap, yakni Kucing Liar yang baru akan mulai digarap pada 2024 dan memiliki masa produksi hingga 2053.