Tahun Depan, Perusahaan Tambang Mineral Wajib Lakukan Eksplorasi

Kementerian ESDM akan mewajibkan perusahaan tambang mineral untuk melakukan eksplorasi secara berkelanjutan melalui peraturan menteri (permen) yang ditargetkan terbit akhir tahun ini. Permen tersebut akan mewajibkan perusahaan tambang untuk menerapkan budget exploration to revenue ratio, coverage ratio, dan recovery reserve ratio.

Perusahaan tambang harus menetapkan budget exploration to revenue ratio merupakan dana eksplorasi dalam menyesuaikan dengan pendapatan. Selain itu, perusahaan tambang juga diwajibkan memenuhi coverage exploration ratio atau rasio cakupan eksplorasi dan tidak melakukannya di luar kawasan.

Baca juga artikel yang mungkin anda suka:

  1. Mengintip 6 Lokasi Bekas Tambang Yang Kini Jadi Tempat Wisata
  2. Indonesia Bakal Diuntungkan Penambahan Import Batu Bara dari China
  3. Tantangan Sektor Pertambangan di Era Revolusi Industri 4.0
  4. Dunia Tambang Mengajak Pekerja Muda! BERANI?
  5. Tambang Batubara Ombilin Diakui UNESCO
  6. VMining Dirilis, E-Commerce Batu Bara Pertama di Indonesia
  7. Prioritas Energi Baru Terbarukan, B30 Dijalankan Awal 2020
  8. Prospek Pertambangan Batubara Indonesia
  9. IHSG Dibuka Naik Pagi Hari Ini Didukung Sektor Pertambangan

Ada juga kewajiban memenuhi recovery reserve ratio yang merupakan perhitungan akan perbandingan tambang yang diproduksi dengan cadangan yang ditemukan.

Ratio yang diterapkan akan berbeda-beda tiap komoditas. Selain itu, rasio yang diwajibkan juga akan berbeda-beda setiap tahun menyesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Saat ini, masih dilakukan kajian penerapan rasio yang akan diberlakukan.