Sukses Main Saham ala Warren Buffet Indonesia

Lo Kheng Hong yang kerap dijuluki sebagai Warren Buffet Indonesia, ternyata bukan orang yang punya segalanya. Dia mengaku tidak punya beberapa hal yang lazim dimiliki orang kaya di Indonesia.

Betul, dia pernah berhasil cuan 5.900 persen ketika menjual saham UNTR tahun 2004 pada harga Rp 15.000 karena waktu beli 1998 harganya Rp 250. Demikian pula cerita sukses serupa yang muncul dari aksinya jual MBAI serta TINS.

Namun, ada saja, hal-hal yang dia tidak miliki sampai sekarang. Apa saja gerangan? Ternyata Lo tidak punya punya kantor dan karyawan. “Sekretaris saja, saya enggak punya. Saya enggak punya kantor karena sehari-hari saya di rumah,” kata dia.

Baca Juga : Harga Emas Tergelincir oleh Virus Corona

Karena tidak bekerja untuk siapa-siapa, Lo juga tidak punya atasan alias bos. Oh, iya, secara tidak langsung Lo mengaku punya banyak karyawan. “Misalnya, saya punya 6 persen saham Petrosea.

Jadi kalau karyawan mereka 50.000, karyawan saya ya sekitar 600 oranglah,” ujarnya dalam talkshow di Festival Pasar Modal 2019 di Dyandra Convention, Surabaya yang berlangsung 26-27 April 2019.

Meski terkenal sebagai investor saham yang sukses menangguk cuan besar, Lo tidak punya follower.

“Saya enggak punya follower atau pelanggan,” ujarnya.

Tambah lagi, ini cukup mengejutkan, Lo Kheng Hong (Warren Buffet Indonesia) mengaku enggak punya fasilitas online banking. Terakhir, dia juga tidak punya utang.

“Perusahaan biasa berutang untuk ekspansi, orang berutang untuk modal, tapi saya enggak punya utang,” tuturnya.