Stok China Menipis Bikin Harga Batu Bara Menguat

Must read

Saat ekonomi China diprediksi bakal tumbuh dengan laju di atas 8% tahun 2021,  stok batu bara justru berkurang hingga membuat harganya kembali menguat dan mendekati level psikologis US$ 90/ton. 

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan kemarin (28/4/2021), harga kontrak futures (berjangka) batu bara Newcastle naik 0,8% ke US$ 88,7/ton.

Dalam laporan terbarunya, Asian Development Bank (ADB) meramal pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia akan mencapai 7,3% di tahun 2021. Lebih tinggi dari estimasinya di bulan Desember lalu yang hanya 6,8%

Revisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi Asia ini dipengaruhi oleh masifnya program vaksinasi di kawasan Asia dan diuntungkan juga dengan adanya momentum pemulihan ekonomi dunia.

Baca Juga : China Jadi Penyokong saat Harga Batu Bara Melesat

Argus Media menyebutkan, Provinsi Shanxi sebagai penghasil batu bara terbesar kedua di China telah menghentikan operasi di empat tambang karena melanggar aturan keselamatan.

Hal ini dapat mengurangi pasokan batu bara dalam negeri China. Operasi di tambang dihentikan setelah administrasi darurat Shanxi melakukan pemeriksaan keamanan di 24 tambang lokal selama 11-21 April. Administrasi mengidentifikasi 384 pelanggaran peraturan keselamatan dan mengenakan sanksi berupa denda senilai U$ 608.000.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article