Sri Mulyani Alokasikan PMN untuk Kembangkan EBT

Sri Mulyani Alokasikan PMN untuk Kembangkan EBT

Sri Mulyani Alokasikan PMN untuk Kembangkan EBT
Sri Mulyani Alokasikan PMN untuk Kembangkan EBT

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti rendahnya pemanfaatan energi terbarukan di Tanah Air.

Untuk itu, dia mendorong PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menggunakan anggaran penyertaan Modal Negara (PMN) untuk pembiayaan berbagai program guna pengembangan energi terbarukan.

Kementerian Keuangan menyediakan suntikan modal atau PMN. Saat ini PMN perlu difokuskan untuk lebih mendukung energi terbarukan.

Bendahara negara mencatat, potensi energi terbarukan yang belum dioptimalkan mencapai 442 gigawatt.

Sementara Indonesia baru memanfaatkan sebesar 10,4 gigawatt atau setara dengan 2,4 persen.

Pemerintah menargetkan pemanfaatan energi terbarukan dapat mencapai 23 persen atau setara 45 gigawatt.

Sebagaimana yang tertuang dalam bauran energi nasional pada tahun 2025 mendatang.

Jadi ini tantangan besar untuk dapat mencapai 23 persen bauran energi terbarukan dalam energi nasional kita. Dan Indonesia tidak kekurangan potensi.

Maka dari itu, PLN selaku BUMN kelistrikan diminta untuk dapat meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.

Baca Juga: Tips Cuan Borong Saham ala Lo Kheng Hong

Sehingga turut mensukseskan target pemerintah atas bauran energi pada 2025 mendatang.

Direktur Utama PLN mengatakan bahwa untuk menyelesaikan target elektrifikasi sebesar 100 persen adalah hal yang menantang.