SMKN 1 Sale Terbaik Nasional Bidang Geologi Pertambangan

SMKN 1 Sale
SMKN 1 Sale Terbaik Nasional Bidang Geologi Pertambangan

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh sepuluh pelajar SMKN 1 Sale Jurusan Geologi Pertambangan. Mereka berhasil menjadi juara pertama dalam lomba penelitian bahan galian yang dgelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Delegasi SMKN 1 Sale berhasil mengalahkan 26 SMK Jurusan Geologi Pertambangan lainnya yang juga ikut berpartisipasi. Dari Rembang, SMKN 1 ini hanya satu-satunya perwakilan. Sedangkan dari Jateng, selain SMKN 1 ini, ada juga SMK Salam Magelang dan SMK Kebumen.

Dalam ajang tersebut selain menjadi juara umum, delegasi SMKN ini juga menyabet juara pertama kategori ide terbaik. Atas prestasinya itu, SMKN 1 ini menerima apresiasi berupa piala, piagam dan uang beasiswa. Rencananya, penghargaan itu akan diberikan pada Rabu 4 Desember 2019, di Jakarta.

Ada 26 SMK Geologi Pertambangan yang ikut serta dalam perlombaan. SMKN 1 ini menjadi juara, lantaran paparan dan hasil penelitiannya dianggap paling sesuai oleh dewan juri. Semua proses peneltiian dilakukan siswa, guru hanya pendamping.

Baca juga: Jasa Logistik dan Pendukung Kegiatan Minyak dan Gas Bumi Petrosea

Proses perlombaan penelitian ini berlangsung cukup lama. Diawali dengan materi selama dua bulan yang dilakukan secara daring (dalam jaringan). Setelah itu, para siswa yang telah ditunjuk melakukan pengambilan sample pasir kuarsa yang akan diteliti. Lokasi penelitian adalah pasir kuarsa yang berada di Desa Tengger Kecamatan Sale. Setelah itu, para siswa meneliti beberapa hal, termasuk kualitas, kelayakan tambang, pemasaran, serta dampak terhadap lingkungan.

Proses penelitian dan presentasi hasilnya dipaparkan melalui presentasi oleh para siswa. Selanjutnya seluruh hasil penelitian dikirimkan kepada Kemendikbud untuk dilakukan proses penilaian. Hasilnya, delegasi SMKN 1 Sale berhasil menjadi yang terbaik.

Prestasi SMKN 1 Sale

Prestasi yang diraih para siswa SMKN 1 ini, satu-satunya Jurusan Geologi Pertambangan di Rembang membuat bidang ini semakin diperhitungkan.

Selama ini, sebagai praktisi pertambangan, ia sudah meminta kepada para perusahaan untuk memberikan fasilitas kegiatan di lapangan para siswa pada jurusan tersebut. Harapannya, juga ada campur tangan dari Pemkab Rembang untuk pengembangan fasilitas Jurusan Geologi Pertambangan.

Pemangku kebijakan, dalam hal ini Pemkab kiranya bisa membantu memfasilitasi dalam penyerapan tenaga kerja, bagi lulusan Geologi Pertambangan SMKN 1. Sebab sayang kalau potensi-potensi yang ada tidak terakomodir.