Sempat Terganggu! Pasokan Batu Bara PLN Kini Terkendali

Must read

pasokan batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT PLN (Persero) yang sempat menipis karena banjir awal tahun 2021 di Kalimantan Selaetan (Kalsel) kini sudah mulai terkendali dengan baik.
pasokan batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT PLN (Persero) yang sempat menipis karena banjir awal tahun 2021 di Kalimantan Selaetan (Kalsel) kini sudah mulai terkendali dengan baik.

Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo menyatakan, pasokan batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT PLN (Persero) yang sempat menipis karena banjir awal tahun 2021 di Kalimantan Selaetan (Kalsel) kini sudah mulai terkendali dengan baik.

Ia menuturkan,  pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PLN saat ini sudah di atas 15 hari.  Pada akhir Januari 2021 lalu, saat ada gangguan pasokan batu bara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut bahwa stok batu bara PLN hanya cukup untuk lima hari.

Kebutuhan sudah membaik. Saat ini (stok) sudah di atas 15 hari,” ungkap Rudy pada Kamis (15/04/2021).

Selain itu, menurut Rudy, kebutuhan batu bara di pembangkit itu relatif, namun pihaknya mengharapkan agar stok batu bara bisa mencapai di atas 22 hari.

Relatif, kita menginginkan di atas 22 hari,”  sambungnya.

Baca Juga : RI Bakal Ekspor Batu Bara 160 Juta Ton ke China Pada 2021

Sebelumnya dalam pernyataan resminya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, pihaknya memiliki beberapa langkah strategis untuk mengantisipasi stok batu bara yang secara terus-meneus mengalami kendala.

Skenario pertama adalah menjaga keandalan pembangkit listrik dengan cara meminta produsen listrik swasta (Independent Power Producers/ IPP) untuk memaksimalkan produksi pembangkitnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article