Sempat Anjlok, Penyaluran Kredit Sektor Pertambangan Mulai Tumbuh

Must read

Kredit Sektor Pertambangan

Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK menyatakan pertumbuhan kredit perbankan selama kuartal awal mencapai 11,55% secara year on year (YoY). Salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan paling signifikan yakni pertambangan sebesar 31,5% secara year on year (YoY).

Penyaluran kredit perbankan ke sektor pertambangan kembali mengalami pertumbuhan setelah sempat melambat beberapa waktu yang lalu. Menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran kredit ke sektor pertambangan menjadi salah satu kontributor utama pengerek kenaikan kredit pada kuartal awal 2019.

Salah satu bank yang mengalami kenaikan kredit pertambangan cukup signifikan yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Bank BNI penyaluran kredit di sektor pertambangan sebesar Rp15,3 triliun pada kuartal I/2019, tumbuh sebesar 47,8% secara tahunan.

Namun, jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun pada 2018, capaian kredit untuk pertambangan di kuartal ini mengalami sedikit penurunan. Karena tren penyaluran kredit sektor ini akan mengikuti kebutuhan debitur.

Baca juga: Sektor Pertambangan Rawan Manipulasi Transfer Pricing?

Perseroan memproyeksikan penyaluran kredit pertambangan akan melaju lebih kencang pada semester II/2019. Hingga akhir tahun, emiten bersandi BBNI itu membidik penyaluran kredit sektor tambang akan tumbuh di kisaran 10%.

Sepanjang kuartal I 2019, BBNI membukukan kinerja yang positif perolehan laba bersih naik 11,5% (YoY) menjadi Rp4,08 triliun. Selain itu, perseroan juga mencatatkan kredit yang tumbuh 18,6% yoy menjadi Rp521,35 triliun dari Rp 439,46 triliun pada Maret 2018.

Sementara PT Bank Central Asia Tbk. menyatakan porsi penyaluran kredit pertambangan tidak terlalu besar. Hingga kuartal I/2019, penyaluran kredit BCA ke sektor pertambangan hanya sebesar Rp2 triliun dari total keseluruhan kredit yang telah disalurkan. Pada kuartal I/2019, Bank BCA mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp532 triliun, tumbuh 13,2% secara tahunan.

Sementara itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengungkapkan penyaluran kredit ke sektor pertambangan dan penggalian mengalami pertumbuhan dua digit secara tahunan. Realisasi sampai dengan Maret yakni kurang dari 5% secara year to date (YtD) dan di atas 10% secara YoY.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article