Selamatkan Ekonomi di Tengah Wabah Corona, Pemerintah Diminta Relaksasi

Selamatkan Ekonomi di Tengah Wabah Corona

Selamatkan-Ekonomi-di-Tengah-Wabah-Corona
Selamatkan Ekonomi di Tengah Wabah Corona

Mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia saat ini berdampak terhadap perekonomian. Salah satu contoh mendasar yaitu anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang berkisar Rp16 ribu per dolar AS.

Dalam kaitan ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengusulkan pada Pemerintah Indonesia mengambil langkah darurat untuk menyelamatkan ekonomi negara ini dari ancaman resesi dengan tetap menjaga keseimbangan devisa. 

Salah satu kebijakan ekonomi pemerintah yang bisa ditempuh dengan melakukan relaksasi di sektor Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), khususnya komoditi nikel.

Kebijakan lainnya yang bisa dilakukan pemerintah kata dia, melalui peningakatan pengiriman ore. Pemerintah harus memberikan support, sehingga kebutuhan produksi bisa terlayani dengan baik.

“Dalam situasi seperti ini, harus ada relaksasi di sektor pertambangan, kenapa mesti malu-malu. Apalagi, berdasarkan pemberitaan yang saya baca, APBN kita saat ini mengalami devisit kurang lebih Rp450 triliun,” jelasnya.

Menurut dia, kebijakan relaksasi di sektor pertambangan tersebut bukan dalam konteks ingin mengambil keuntungan, akan tetapi lebih pada menyelamatkan devisa dan ekonomi negara. Sebab, akan ada multi efek yang ditimbulkan.

“Untuk kebijakan ini, negera tidak perlu mengeluarkan anggaran. Pemerintah pusat hanya perlu mengeluarkan kebijakan relaksasi ekspor dengan limit waktu yang terbatas,” katanya.

Baca Juga: 10 Negara Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia

Kebijakan relaksasi tersebut kata dia, bisa diterapkan selama enam bulan bahkan setahun, dengan harapan wabah virus ini segera selesai.

“Jika keran eskpor ini dibuka, saya yakin pemerintah China pasti membeli,” pungkasnya.