Selain Rendang, Tambang Batu Bara Bikin Sumatera Barat Mendunia

Sumatera Barat
Selain Rendang, Tambang Batu Bara Bikin Sumatera Barat Mendunia

Masuk sebagai 5 destinasi wisata prioritas di Indonesia, bukan masalah besar bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Ada banyak cara untuk terus mendongkrak sektor pariwisata pada provinsi yang ibu kotanya terletak di Padang tersebut.

Namun, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumbar, Nevi Zuarina Irwan Prayitno tidak berkecil hati. Pemprov ucapnya, tetap akan terus bekerja keras mempromosikan Sumbar, meski tidak masuk skala super prioritas destinasi wisata nasional oleh pemerintah pusat.

”Mungkin kami tahu diri, karena ini program pemerintah pusat. Kami tidak berkecil hati, meski Danau Toba masuk dalam program yang disebut ’10 Bali Baru’ itu. Untuk itu kami minta dukungan dari pemerintah pusat, dibantu promosi baik tingkat nasional dan internasional,” ucap perempuan yang kini menjadi anggota DPR RI Komisi VI dalam event ’Festival Minangkabau’ di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (7/12).

Pariwisata

Istri dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ini menjelaskan, mempromosikan pariwisata adalah tugas kepala daerah. Nah, salah satu langkahnya adalah semakin gencar memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata yang dimiliki.

Baca juga: Konsumsi Batubara Dorong Pertumbuhan Kinerja Emiten Tongkang

Perempuan berusia 54 tahun ini menerangkan, salah satu keunggulan yang dimiliki Sumbar adalah dengan ditetapkannya tambang batu bara Ombilin, Sawahlunto, sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO, baru-baru ini. ”Bahwa memang, destinasi wisata kami sudah diperhitungkan di tingkat dunia. Jadi kami yakin dan percaya dengan sumber daya yang kami miliki,” terang dia.

Selain itu, dengan adanya masakan olahan daging khas Padang, yang dikenal dengan nama rendang, juga ikut mendongkrak nama Sumbar. Tapi, menurutnya ada hal yang masih bisa terus dikembangkan, terutama dalam mendatangkan wisatawan. ”Target kami agar wisatawan nasional dan mancanegara semakin gencar datang ke Sumbar,” jelasnya.

Nah, dalam Festival Minangkabau, yang dibuka oleh Istri Wakil Presiden Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin selaku Ketua Dekranas, dan turut dihadiri Istri Menteri Dalam Negeri Tri Suswati Tito Karnavian, adalah salah satu event yang rutin digelar demi mencapai target wisatawan kian massif datang ke Sumbar. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat terhadap keanekaragaman budaya, khususnya Minangkabau.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Novrial, menambahkan, pariwisata di Sumatera Barat dibagi menjadi kelompok besar yakni wisata alam, religi, atraksi, kuliner, fashion, musik.

Pemerintah Sumatera Barat terangnya, berupaya mempromosikan semua potensi wisata yang ada serta produk ekonomi kreatif. ”Harapannya, menambah wawasan dan membentuk persepsi positif terhadap Sumatera Barat,” tutup Novrial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here