Sampai Kapan Trend Harga Batu Bara Menguat?

Sampai Kapan Trend Harga Batu Bara Menguat?

Sampai Kapan Trend Harga Batu Bara Menguat?
Sampai Kapan Trend Harga Batu Bara Menguat?

Harga batu bara mulai menunjukkan prospek cerah pada sesi perdagangan bulan ini.

Pada sesi perdagangan komoditas acuan termal Newcastle emas hitam tersebut melesat pada beberapa sesi perdagangan. 

Penguatan komoditas ini masih belum diikuti dengan meningkatnya permintaan pasar.

Pada perdagangan Rabu (9/9/2020), harga batu bara untuk kontrak diperdagangkan naik 2,17% ke US$ 51,9/ton.

Penguatan harga batu bara terjadi pada dua hari terakhir, batu bara telah menguat 4% dari level terendahnya di bulan September di US$ 49,9/ton.

Kendati demikian permintaan batu bara di kawasan Asia, masih belum sepenuhnya pulih.

Reuters melaporkan, dalam kurun waktu delapan bulan terakhir. Total impor batu bara lintas laut (seaborne) tercatat mencapai 612,82 juta ton. Turun 7,1% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Anjloknya volume impor batu bara Asia dipicu oleh turunnya permintaan impor dari India dan Korea Selatan yang menjadi empat negara konsumen batu bara terbesar di Asia.

Dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, impor batu bara China hanya turun 0,2% (yoy).

Hal ini jauh berbeda dengan impor batu bara India yang turun hingga 18,4% (yoy) pada periode yang sama.

Baca Juga: Ada Sengketa Rancangan PP Minerba?

Selama Januari-Agustus, India mengimpor 113,48 juta ton batu bara atau 25,6 juta ton lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu, mengutip Reuters.