Saham INDY Bangkit saat Harga Batu Bara Terkerek Naik

Must read

Harga batu bara  futures (berjangka) batu bara termal ICE Newcastle yang terus meroket dan kini berada di level di US$ 112,25/ton membuat sejumlah kinerja  emiten produsen batu bara, termasuk saham emiten batu bara PT Indika Energy Tbk (INDY) bangkit perlahan.

Berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI), dari 9 gerak saham batu bara yang diamati, hanya 6 saham berhasil melaju di zona hijau, 2 saham stagnan, dan 1 saham mengalami penurunan yang tajam.

Adapun saham (INDY) yang berada di zona hijau dengan posisi ketiga teratas tengah melanjutkan penguatan pada Selasa lalu, saat ditutup naik 1,54% ke Rp 1.320/saham.

Kendati demikian, menguatnya saham INDY pada Kamis kemarin belum bisa memangkas defisit kinerja saham dalam sepekan, yang masih turun 7,64%. Dalam sebulan saham INDY membukukan penurunan sebesar 6,01%.

Sementara itu, posisi teratas saham dipegang oleh saham BYAN yang mencatat kenaikan 2,48% ke Rp 15.525/saham. Nilai transaksi saham BYAN tercatat sebesar Rp 1 miliar.

Dengan ini saham BYAN berhasil rebound dari pelemahan pada Selasa (25/5/2021), ketika ditutup ambles 1,62% ke Rp 15.150/saham. Penguatan ini turut membuat saham BYAN sudah naik 7,75%, sementara dalam sebulan melonjak 20,47%.

Sedangkan di posisi kedua ada saham BOSS yang terapresiasi 2,27% ke Rp 90/saham. Kenaikan ini mengakhiri pelemahan saham BOSS sejak 2 hari sebelumnya, yakni Senin (24/5/2021) dan Selasa (25/5/2021). Dalam sepekan saham BOSS terkerek 3,41%, sementara dalam sebulan anjlok 11,65%.

Untuk diketahui, kenaikan harga batu bara dalam sepekan ini merupakan harga tertinggi sepanjang tahun 2021. Naiknya harga batu bara tak terlepas dari kondisi ketatnya pasokan China. Apalagi jelang musim penghujan, risiko semakin tipisnya pasokan di tengah kenaikan permintaan membuat harga batu bara lokal melambung.

Baca Juga : Ini Nih Pemicu Utama Harga Batu Bara Terus Meroket!

Selain itu, kebijakan relaksasi impor yang terus dilakukan juga meningkatkan permintaan impor batu bara sehingga turut mengerek naik harga batu bara lainnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article