Saham Energi Ambruk Dipukul Harga Minyak

Saham Energi Ambruk Dipukul Harga Minyak

Saham-Energi-Ambruk-Dipukul-Harga-Minyak
Saham Energi Ambruk Dipukul Harga MinyakSaham Energi Ambruk Dipukul Harga Minyak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meradang di posisi 4.496 pada perdagangan minggu lalu. Sejak awal tahun, kinerja indeks anjlok sebesar 28,63 persen dari level 6.299.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan indeks menerima serangan beruntun dari berbagai penjuru. Belum juga reda infeksi wabah virus corona, badai harga murah minyak dunia sudah menghampiri.

Tak ayal, RTI Infokom mencatat dana sebesar Rp17,57 triliun minggat dari pasar modal domestik sejak awal tahun.

“Fokus pasar minggu ini ada pada harga minyak dunia, harga (minyak) negatif yang di US$37,63 per barel merupakan pertama kali dalam sejarah,” ucap Hans pada Sabtu (25/4).

Harga minyak mentah berjangka acuan Amerika Serikat (AS) West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei sempat diobral minus US$37,63 per barel pada perdagangan Senin (20/4) lalu.

Amblasnya harga minyak mentah dunia tak lepas dari kondisi berlimpahnya pasokan di tengah seretnya permintaan karena wabah virus corona.

Tak heran jika investor masih was-was dengan kinerja IHSG pada minggu ini. Terutama, kinerja emiten di sektor energi dan pertambangan yang hancur-hancuran pada perdagangan pekan lalu.

Tengok saja PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang terjun 10,39 persen pada perdagangan pekan lalu ke posisi Rp. 6.900 per saham. Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp. 13,59 miliar pekan lalu.