Saham Emiten Tambang Terbang Berkat Royalti

Saham Emiten Tambang Terbang Berkat Royalti

Saham Emiten Tambang Terbang Berkat Royalti
Saham Emiten Tambang Terbang Berkat Royalti

Disahkannya UU Cipta kerja berdampak positif pada harga saham emiten-emiten pertambangan batu bara. Saham emiten berhasil melesat pada perdagangan hari ini.

UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang mengatur pengenaan royalti batu bara sebesar 0% bagi pelaku usaha yang melakukan kegiatan peningkatan nilai tambah batu bara menjadi sentimen positif.

Pergerakan Saham Emiten Batu Bara

Melesatnya harga saham emiten batu bara hari ini dipimpin oleh emiten batu legam PT. Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) yang berhasil naik 3,45% ke level Rp 240/unit.

Sedangkan di posisi kedua muncul nama emiten batu bara Pelat Merah PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) yang berhasil terapresiasi 3,31% ke level Rp 2.030/unit.

Mayoritas saham-saham batu bara berhasil menghijau pada perdagangan hari ini, tercatat koreksi hanya dibukukan oleh PT. Bumi Resources Tbk (BUMI) yang terkoreksi 1,96% ke level terendah yang diijinkan bursa yakni Rp 50/unit.

Koreksi di saham BUMI terlepas dari rencana perusahaan untuk melakukan kegiatan peningkatan nilai tambah batu bara dengan mengolahnya menjadi etanol.

BUMI membentuk konsorsium bersama Bakrie Capital, PT. Ithaca Resources, dan Air Products untuk membangun industri metanol senilai US$ 2 miliar.

Baca Juga: Pemerintah Ubah Aturan Pembangkit Energi Terbarukan

Setara Rp. 30 triliun (asumsi kurs Rp. 14.900/US$) di Batuta Industrial Chemical Park, Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur.