Saham Emiten Batu Bara Mengamuk

Saham Emiten Batu Bara Mengamuk

Saham Emiten Batu Bara Mengamuk
Saham Emiten Batu Bara Mengamuk

Komitmen pemerintah terkait hilirisasi yang dipertegas pernyataan Presiden Joko Widodo melambungkan harga emiten produsen batu bara.

Harga saham produsen batu bara lokal tercatat menguat pada perdagangan pagi ini, Senin (26/10/2020).

Investor merespons positif rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan melarang ekspor batu bara batu tanpa pengolahan.

Data perdagangan BEI pagi ini, hampir sebagian besar harga produsen batu bara bergerak di zona hijau.

Saham PT. Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) tercatat naik 1,54% ke harga RP 198/unit.

Lalu saham PT. Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melesat 1,65% ke harga Rp. 246/unit.

Saham PT. Indika Energy Tbk (INDY) naik 1,07% ke harga Rp. 945/unit.

Demikian pula dengan saham PT. Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) naik 0,96% ke harga Rp 105/unit.

Saham PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 0,62% ke harga Rp. 8.125/unit.

Saham PT. Adaro Energy Tbk naik 0,47% ke level Rp. 1.150/unit dan saham PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat 0,51% ke harga Rp. 1.970/unit.

Pekan lalu, Untuk meningkatkan nilai ekspor, Jokowi memerintahkan untuk mempercepat peningkatan nilai tambah produk batu bara.

Baca Juga: Hilirisasi Syarat Wajib Perpanjangan IUPK!

Jokowi menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan percepatan peningkatan nilai tambah batu bara melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.