Sah! Orias Petrus Moedak Resmi Jadi Dirut Holding Tambang

Orias Petrus Moedak akan mengisi jabatan Direktur Utama Holding Tambang menggantikan Budi Gunadi Sadikin yang ditunjuk sebagai Wakil Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo.

Sebagai informasi, sebelumnya Orias adalah Direktur Keuangan Inalum, sekaligus menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia sebelum ditarik memegang jabatan Wapresdir Freeport Indonesia.

Orias memang juga dari Inalum tapi sebagai Direktur Keuangan Inalum periode April 2018-Desember 2018 atau hanya 9 bulan.

Teka-teki posisi Direktur Utama (Dirut) PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) alias MIND ID (holding tambang) terjawab sudah.

Penunjukan Orias sebagai Bos Holding Tambang ini ditunjuk lewat proses Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini. Setelah ditunjuk dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Baca juga artikel terkait Sah! Orias Petrus Moedak Resmi Jadi Dirut Holding Tambang: Harga Komoditas Anjlok, Holding BUMN Tambang Tahan Produksi

“SK diserahkan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (25/11/2019).

Sebelum di Inalum, lalu Freeport, kemudian balik lagi ke Inalum, Orias adalah Direktur Keuangan Bukit Asam periode 2017-2018 atau setahun. Orias juga pernah menjadi orang nomor satu atau dirut di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III yang merupakan BUMN pelabuhan yang berbasis di Surabaya, periode 2016-2017.

Setahun sebelumnya, Orias menjabat Direktur Keuangan PT Pelindo II, BUMN pelabuhan yang digadang-gadang menjadi Holding BUMN Pelabuhan, periode 2014-2016 atau 2 tahun. Sebelum terkenal malang melintang di BUMN, Orias juga sudah lebih dahulu terkenal di sektor swasta termasuk di sektor pasar modal.

Orias pernah menjadi Direktur Corporate Finance PT Bahana Securities (1994), Direktur PT Reliance Sekuritas Tbk, Managing Director Head of Indonesia Civerage Daiwa Capital Markets Singapura Limited (2010), Managing Director PT Danareksa Sekuritas, dan Senior Auditor Ernst &Young (1992).