Rusia Akan Jadi Produsen Emas Teratas Dunia

Rusia Akan Jadi Produsen Emas Teratas Dunia

Rusia Akan Jadi Produsen Emas Teratas Dunia
Rusia Akan Jadi Produsen Emas Teratas Dunia

Harga emas sedang dalam posisi berkilau. Harga emas dalam beberapa waktu terus mencatatkan rekor positif pada bursa perdagangan.

Wajar jika dua negara besar yakni China dan Rusia saat ini bersaing sebagai untuk menduduki posisi puncak sebagai produsen emas dengan hasil produksi tertinggi.

Tambang Olympiada Polyus Gold di wilayah Krasnoyarsk, Siberia timur merupakan salah satu operasi tambang emas terbesar di planet ini.

Tambang ini menghasilkan 1.389,2 koz emas pada tahun 2019.

Rusia diperkirakan akan melampaui China sebagai produsen emas teratas dunia pada tahun 2029.

Perkiraan pertumbuhan produksi emas tahunan Rusia rata-rata 3,7% (yoy) antara tahun 2020 dan 2029.

Perkiraan ini disajikan dalam sebuah laporan yang disusun oleh Riset Risiko & Industri Negara Solusi Fitch.

Riset tersebut juga menunjukkan, dalam jangka pendek hingga menengah. Permintaan emas domestik yang kuat akan mendukung peningkatan produksi emas di Rusia.

Fitch juga mengatakan bahwa produksi palladium di Rusia akan meningkat pada tahun 2020.

Produsen utama Norilsk Nickel akan terus memimpin pasar untuk autokatalis. Didukung oleh kapasitas operasional yang lancar dan posisinya sebagai produsen berbiaya rendah.

Pada tanggal 30 April, perusahaan mengonfirmasi bahwa panduan produksinya akan dipertahankan untuk tahun fiskal 2020, dengan harapan dapat memproduksi paladium 2,65-2,78 moz.

Ditambahkan Fitch, mengingat sebagian besar tambang paladium di Afrika Selatan terus beroperasi di bawah kapasitas karena pembatasan penguncian secara bertahap dicabut.

Produksi di negara tersebut diperkirakan akan terkontraksi sebesar 8,7% tahun ini. Sementara produksi paladium Rusia diperkirakan akan tumbuh 2,5%.

Baca Juga: Harga Batu Bara Tiba-Tiba Naik!

Produsen paladium Rusia akan mendapat keuntungan dari gangguan pasokan di pasar eksternal seperti Afrika Selatan.

Rusia saat ini sedang diuntungkan jika dibandinkan China.

Ditambah meningkatnya permintaan pasar seiring emas yang dicari oleh investor sebagai bentuk investasi dengan resiko yang rendah.