RI masih Doyan Impor LPG meski Jargas Lebih Terjangkau

Must read

Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gas di Indonesia, terutama dalam kebutuhan rumah tangga, justru menyuplai dari impor liquefied petroleum gas (LPG), meski harga gas pipa atau jaringan gas (jargas) lebih terjangkau di dalam negeri. Hal ini terjadi karena memang pasokan gas di Tanah Air belum terserap secara optimal.

Melansir data PT Pertamina (Persero), impor LPG pada 2020 mencapai 6,2 juta metrik ton (MT). Kemudian tahun ini, angka impor diperkirakan meningkat atau menjadi 7,2 juta MT.

Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Jugi Prajogio mengatakan, harga gas untuk jargas golongan pelanggan Rumah Tangga 1 (RT-1) lebih murah sekitar 15% daripada harga LPG bersubsidi tabung 3 kg. Lalu untuk jargas golongan pelanggan RT-2 sekitar 30% lebih murah daripada harga LPG non subsidi.

Untuk Jargas RT-1 sekitar 15% lebih murah daripada LPG 3 kg. Sedangkan jargas RT-2 sekitar 30% lebih murah daripada LPG non subsidi,” katanya pada Kamis (22/04/2021).

Selain itu, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa mengatakan, BPH Migas menerapkan harga jargas untuk Pelanggan Kecil-1 (PK-1), PK-2, RT-1, dan RT-2 lebih murah daripada harga LPG 3 kg maupun 12 kg.

Ada efisiensi yang terjadi total di 57 kabupaten/kota se-Indonesia dengan total 500 ribu sambungan rumah, asumsi orang sudah 2 juta ini,” tuturnya.

Baca Juga : Pemerintah Setop Impor BBM dan LPG Tahun 2030

Sejauh ini, pemerintah masih berfokus dalam upaya menekan impor. Mulai dari penggunaan jargas hingga perencanaan proyek gasifikasi batu bara, di mana nantinya akan menghasilkan Dimethyl Ether (DME) sebagai substitusi LPG.

Di samping itu, terdapat juga kebijakan dari pemerintah dalam penggunaan kompor listrik untuk mengurangi penggunaan LPG. Menurutnya, program ini bagus untuk menjangkau daerah yang tidak ada pipa.

Saya mendukung kebijakan Pak Erick Thohir dengan substitusi kompor listrik, nggak ada pipa, bisa pakai kompor listrik,” imbuhnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article