Rencana Pemangkasan Solusi Kondisi Pasar Batu Bara

Rencana Pemangkasan Solusi Kondisi Pasar Batu Bara

Rencana-Pemangkasan-Solusi-Kondisi-Pasar-Batu-Bara
Rencana Pemangkasan Solusi Kondisi Pasar Batu Bara

Melemahnya pasar batu bara membuat beberapa perusahaan batu bara berencana melakukan revisi produksi.

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) mengusulkan ada pemangkasan sekitar 15%-20% dari rencana awal pada tahun ini. 

Meski pemotongan rencana produksi tersebut belum menjadi jaminan naiknya harga batu bara yang diperdagangkan.

Hal tersebut adalah upaya untuk menjaga pasar komoditas batu bara tanah air.

Direktur Centre for Indonesia Resources Strategic Studies (Ciruss) Budi Santoso menyampaikan, pemangkasan produksi batubara wajar dilakukan sebagai bagian dari kontrol suplai yang pada akhirnya akan berpengaruh pada pergerakan harga komoditas ini. Namun, harus diakui rencana demikian belum tentu efektif.

Terlebih lagi, para perusahaan tambang batubara besar diperkirakan masih tetap mempertahankan produksinya di sisa tahun ini.

“Permasalahannya, siapa yang produksinya mau dipotong,” kata dia.

Memang, di atas kertas peluang bagi perusahaan-perusahaan batubara untuk menyesuaikan target produksi tetap terbuka.

Pasalnya, permintaan batubara dari sejumlah konsumen mengalami penurunan signifikan akibat pandemi Covid-19.

Tidak ada jaminan pula perusahaan batubara bisa melampaui target produksinya di tahun ini.

Baca Juga: Seperti Apa Keberadaan Logam Tanah Jarang di Indonesia

“Kalau dampak Covid-19 terus berlangsung setahun ini, perusahaan tambang batubara harus menyesuaikan target produksi,” ungkap Budi.