Rakyat Jangan Terprovokasi Isu Wilayah Operasi Freeport

Wilayah Operasi Freeport
Rakyat Jangan Terprovokasi Isu Wilayah Operasi Freeport

Wilayah Operasi Freeport – Anggota Majelis Rakyat Papua, Pdt Nikolaus Degey berharap warga tiga kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Mimika, Papua, tidak terprovokasi dengan terprovokasi isu yang menyatakan wilayah operasi PT Freeport Indonesia telah melewati batas wilayah Kabupaten Mimika. Ia menegaskan isu itu tidak benar.

Wilayah operasi PT Freeport Indonesia meliputi wilayah tambang dan kawasan pelabuhan, seluruhnya berada di Kabupaten Mimika. Pada 1973, Freeport memulai penambangan terbuka, dan menjadikan wilayah tambang Freepot Indonesia sebagai tambang emas terbuka terbesar di dunia.

Baca juga artikel:

  1. Bulan Ini, Indeks Sektor Pertambangan Menghijau
  2. Peran Cina, Rusia, dan Uni Eropa Terhadap Harga Batubara
  3. Babak Baru Negosiasi Dagang AS-China, Harga Emas Turun
  4. Harga Minyak Dunia Alami Penurunan

Seiring perkembangan teknologi, Freeport beralih dan memilih penambangan bawah tanah. Aktivitas penambangan bawah tanah Freeport yang tidak terlihat itu menimbulkan spekulasi bahwa wilayah PT Freeport Indonesia telah melewati batas wilayah Kabupaten Mimika. Spekulasi itu berkembang luas di tiga kabupaten yang berbatasan dengan Mimika, yaitu Puncak Jaya, Paniai, dan Intan Jaya.

Isu bahwa wilayah zona PT Freeport Indonesia telah melewati batas wilayah Kabupaten Mimika tidak benar. Ia juga mengingatkan, seandainya wilayah zona PT Freeport Indonesia pada masa mendatang melewati batas wilayah Kabupaten Mimika, hal itu tidak akan mengubah kehidupan masyarakat di kabupaten tetangga Mimika.