PT Indika Energy Tbk Mencatatkan Kinerja Positif

PT Indika Energy Tbk Mencatatkan Kinerja Positif

PT Indika Energy Tbk Mencatatkan Kinerja Positif
PT Indika Energy Tbk Mencatatkan Kinerja Positif

Berdasarkan laporan keuangan emiten INDY meraih pendapatan senilai US$ 453,03 juta di semester I-2017.

Angka tersebut naik 27% dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 356,6 juta.

Pencapaian ini berasal dari kontribusi sejumlah anak usaha INDY. Tripatra menyumbang paling dominan, yakni 33% pendapatan konsolidasi.

Pendapatan Tripatra pun tumbuh 26% year-on-year (yoy) menjadi US$ 149,2 juta. Kenaikan pendapatan Tripatra banyak berasal dari kontribusi BP Berau, US$ 73,2 juta.

Harga batubara yang lebih baik berimbas positif bagi INDY. Ini tercermin dari kenaikan harga rata-rata batubara INDY sebesar 73% (yoy) menjadi US$ 40,5 per metrik ton.

Kenaikan harga rata-rata itu membuat pendapatan INDY dari segmen trading batubara melompat 55,46% (yoy) menjadi US$ 129,5 juta.

Petrosea, juga berkontribusi positif bagi kinerja konsolidasi INDY. Pendapatan Petrosea naik 23% (yoy) menjadi US$ 108,5 juta.

PT. Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) yang sedikit loyo. Pendapatan MBSS justru turun 1,21% (yoy) menjadi US$ 32,7 juta.

Secara keseluruhan, INDY mencetak laba bersih US$ 51,22 juta. Padahal di periode sama tahun sebelumnya, INDY menderita rugi US$ 22,36 juta.

Salah satu pemicunya, INDY mencatatkan bagian laba bersih entitas asosiasi dan pengendalian bersama entitas sebesar US$ 73,26 juta. 

Baca Juga: Tambang Emas Terbang Senilai Hampir 200 Ribu Triliun

Jumlah ini melesat 179% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 26,24 juta.

“Kenaikan signifikan itu berasal dari positifnya pendapatan Kideco,” ujar Retina. Pendapatan Kideco naik 27% menjadi US$ 808,7 juta.