Proyeksi Kinerja Batu Bara Kuartal II

Proyeksi Kinerja Batu Bara Kuartal II

Proyeksi-Kinerja-Batu-Bara-Kuartal-II
Proyeksi Kinerja Batu Bara Kuartal II

Berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga kini realisasi produksi mencapsi 233,64 juta ton. Atau sebesar 42,48 persen dari rencana 550 juta ton.

Lalu untuk realisasi ekspor mencapai 123,18 juta ton atau sebesar 31,18 persen dari rencana ekspor yang mencapai 395 juta ton.

Produksi dan penjualan batu bara diperkirakan menurun pada kuartal II tahun ini.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga kini realisasi produksi mencapsi 233,64 juta ton. Sebesar 42,48 persen dari rencana 550 juta ton.

Lalu untuk realisasi ekspor mencapai 123,18 juta ton atau sebesar 31,18 persen dari rencana ekspor yang mencapai 395 juta ton.

Dari Januari hingga Mei tahun ini, produksi batu bara Indonesia mencapai 228,61 juta ton. Atau sebesar 41 persen dari target produksi tahun ini dan ekspor mencapai 122,27 juta ton.

Angka ini lebih rendah apabila dibandingkan dengan realilsasi produksi dan ekspor batu bara periode Januari hingga Mei tahun lalu.

Adapun produksi batu bara dari Januari hingga Mei tahun lalu mencapai 250,3 juta. Lalu untuk ekspor batu mencapai 193,82 pada periode Januari hingga Mei tahun lalu.

Baca Juga: Keindahan Kota Emas yang Terselimuti Kabut

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan penurunan produksi dan penjualan pada kuartal II tahun 2020 akan terjadi karena permintaan yang enurun akibat pandemi Covid-19 ini.

“Performa produksi di kuartal 2, diproyeksikan lebih rendah dari kuartal I dan kuartal II tahun lalu. Ini dikarenakan rendahnya permintaan China, India, Malaysia, Thailand dan Philippines. Termasuk melemahnya konsumsi batu bara di dalam negeri,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (8/6/2020).