Proyek Semlter di Konawe Rekrut 5.000 Tenaga Lokal

Proyek Semlter di Konawe Rekrut 5.000 Tenaga Lokal

Proyek Semlter di Konawe Rekrut 5.000 Tenaga Lokal
Proyek Semlter di Konawe Rekrut 5.000 Tenaga Lokal

PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) akan merekrut 5.000 tenaga kerja lokal atau TKL untuk proyek smelter di Konawe.

Pemerintah Kabupaten Konawe secara langsung akan memproses perekrutan TKL tersebut.

Sebelumnya, Virtue Dragon merekrut 500 tenaga kerja asing asal Tiongkok untuk mengerjakan proyek smelter di Konawe.

Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) pun mengapresiasi dan mendukung kerja sama tersebut.

Kemenko Marves akan terus memantau dan membantu dari sisi regulasi sehingga tercipta iklim investasi yang baik. 

Kemenko Marves sangat mendukung kerjasama tripartit antara perusahaan, pemerintah, dan karyawan.

Diharapkan segala penyusunan kebijakan dan pemecahan masalah ketenagakerjaan di wilayah tersebut dapat ditangani lebih baik dan cepat.

Dalam MoU tersebut, Pemkab Konawe akan menjalankan proses rekrutmen TKL dengan baik dan terarah.

Sebanyak 5.000 karyawan yang direkrut untuk VDNI dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS) akan ditempatkan di Kawasan Industri Morosi, Kabupaten Konawe.

Hadirnya investasi di suatu daerah tujuan utamanya mensejahterakan daerah tersebut.

Jangan sampai menimbulkan polemik yang dapat menghambat daerah semakin berkembang. Semua pihak harus mau duduk bersama dan mendengarkan.

Nantinya, 5.000 TKL yang direkrut akan berstatus sebagai pekerja organik.

Baca Juga: Indonesia Butuh Inovasi Teknologi Pengolah Batu Bara

Itu berarti status mereka akan tetap menjadi karyawan perusahaan meski pembangunan 33 smelter baru yang sedang berjalan telah selesai.

Ada tujuh pembagian zonasi/klaster yang akan diterapkan dalam perekrutan 5.000 TKL tersebut.