Produsen Batu Bara Ingin Revisi Produksi

Produsen Batu Bara Ingin Revisi Produksi

Produsen-Batu-Bara-Ingin-Revisi-Produksi
Produsen Batu Bara Ingin Revisi Produksi

Produsen batu bara tanah air menyodorkan permintaan untuk meningkatkan produktivitas batu bara terhadap pemerintah.

Sebanyak 32 perusahaan tambang batu bara mengajukan revisi produksi.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arief.

Terdapat 30 perusahaan batu bara mengajukan peningkatan produksi, dan 2 perusahaan mengajukan pengurangan produksi. 

“Ada 32 perusahaan mengajukan, 2 mengurangi produksi dan 30 menaikkan produksi,” ungkapnya dalam diskusi virtual, Kamis, (16/07/2020).

Irwandy mengatakan baru dapat data ini seminggu yang lalu dan belum final. Belum ada surat resminya sehingga belum tahu persis nama-nama perusahaannya.

Pertimbangan Kementerian ESDM dalam mengabulkan peningkatan dan penurunan produksi adalah jangan sampai membuat harga batu bara semakin anjlok.

Bagaimana agar supply dan demand tetap terjaga. “Bagian naik dan turun tidak ganggu harga,” jelasnya.

Baca Juga: Batu Bara RI Rambah Pasar Thailand dan Vietnam

Ia mengatakan produksi batu bara pada tahun 2019 sebesar 616 juta ton, sementara tahun ini pemerintah menetapkan 550 juta ton.

“Nah sekarang banyak berita supaya diturunkan produksi biar harga naik,” paparnya.