Produksi dan PNBP Batu Bara RI Bisa Turun di Kuartal II

Produksi dan PNBP Batu Bara RI Bisa Turun di Kuartal II

Produksi-dan-PNBP-Batu-Bara-RI-Bisa-Turun-di-Kuartal-II
Produksi dan PNBP Batu Bara RI Bisa Turun di Kuartal II

Pandemi corona (Covid-19) berdampak ke semua lini, termasuk penerimaan negara di sektor Mineral dan Batubara (Minerba).

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasali memproyeksikan penerimaan negara di sektor Minerba tahun ini akan terjadi penurunan sekitar 20% gara-gara Covid-19.

Dari posisi Rp. 44,4 triliun menjadi sekitar Rp. 35 triliun. Penyebabnya tidak hanya harga jual komoditas yang jatuh, tetapi juga terjadi penurunan volume penjualan dan ekspor terutama batu bara juga akan menurun.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk batu bara diperkirakan akan terjadi penurunan produksi dan penjualan pada kuartal II tahun 2020 karena demand yang menurun akibat Covid-19.

“Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Minerba sebagian besar (hampir 80%) didapatkan dari pertambangan batu bara,” ungkapnya.

Baca Juga: Minyak Mentah Stabil Saat Amerika Memanas

Hal senada disampaikan Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Baru Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia.

Ia mengatakan terkait produksi diperkirakan masih akan sesuai dengan target tahun ini. Namun dari segi penerimaan negara tentu akan berbeda.

“Pasti merosot karena asumsi harganya waktu disusun itu beda. Sekarang harga drop banget,” paparnya.