Produksi Batu Bara Kalteng Terganggu Akibat Sungai Barito Surut

Pertumbuhan Perekonomian Kalimantan Tengah (Kalteng) masih mengalami perlambatan seiring dengan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi secara nasional.

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng melansir, pada triwulan III 2019, perekonomian kalimantan tengah tumbuh melambat dibanding Triwulan Sebelumnya.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada triwulan III 2019 tercatat sebesar 5,31% year on year (yoy), melambat dibanding pertumbuhan ekonomi triwulan II 2019 yang tercatat sebesar 7,67% (yoy). Perlambatan pertumbuhan ini sejalan dengan perekonomian nasional yang tumbuh melambat menjadi 5,02% (yoy) dari triwulan II 2019 yang tercatat tumbuh sebesar 5,05% (yoy).

Baca juga artikel terkait Produksi Batu Bara Kalteng: Perang Dagang AS China Mengendur, Harga Minyak Tetap Tertekan

Perlambatan Ekonomi Kalimantan Tengah pada Triwulan III 2019 dari sisi penawaran utamanya disebabkan oleh lapangan usaha pertambangan yang terkontraksi sebesar -5,29% (yoy).

Kontraksi pada lapangan usaha pertambangan disebabkan oleh penurunan produksi batu bara pada triwulan III 2019 akibat lemahnya permintaan dan harga batu bara global serta terganggunya transportasi pengangkutan batubara melalui sungai barito akibat berkurangnya debit air pada musim kemarau.

Sementara, berdasarkan pengeluaran, perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan III 2019 disumbangkan oleh investasi dan konsumsi, dengan pangsa masing-masing sebesar 44,39% dan 41,96% terhadap total PDRB.

Berbeda dengan perekonomian triwulan II 2019 yang utamanya disumbang oleh ekspor dengan pangsa sebesar 51,80%, ekspor pada triwulan III 2019 hanya menyumbang 40,03% dari total PDRB.

Perlambatan Ekonomi Kalimantan Tengah pada Triwulan III 2019 disebabkan oleh ekspor barang dan jasa, baik dalam negeri maupun luar negeri, yang mengalami kontraksi sebesar -8,00%(yoy).

Kontraksi eskpor ini disebabkan oleh kinerja ekspor luar negeri yang menurun akibat lemahnya harga dan permintaan batu bara yang merupakan komoditas ekspor luar negeri utama Kalimantan Tengah oleh negara mitra dagang pada triwulan III 2019.