Presiden COP26 Ajak Dunia Tinggalkan Batu Bara

Must read

Presiden Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP26), Alok Sharma mengajak negara-negara di seluruh dunia untuk meninggalkan batu bara sebagai sumber energi.

Ketika berbicara menjelang konferensi COP26, Sharma mendesak negara-negara untuk meninggalkan pembangkit listrik tenaga batu bara dengan negara-negara kaya sebagai pelopornya. Menurutnya, negara-negara kaya harus membantu negara yang lebih miskin untuk membuat perubahan yang sama.

Dalam merealisasikan komitmen ini, ia juga akan mengajak lembaga dan perbankan untuk menghentikan pendanaan kepada negara-negara yang akan membangun pembangkit listrik tenaga batu bara.

Ia mengatakan, masa batu bara sebagai sumber energi termurah untuk memproduksi listrik sudah lewat.

“Jadi, mari kita buat COP26 saat kita meninggalkannya di masa lalu di tempatnya, sambil mendukung pekerja dan komunitas untuk melakukan transisi dan menciptakan pekerjaan ‘hijau’ yang baik untuk mengisi kesenjangan,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Sharma menyampaikan kembali tema utama Inggris untuk KTT yang akan mempertemukan negosiator iklim dari 196 negara, Uni Eropa, serta pimpinan perusahaan, organisasi, dan pemimpin dunia. 

Adapun tema yang akan diusung yaitu, membatasi pemanasan global pada tingkat 1,5 derajat Celcius, membantu manusia dan alam beradaptasi dengan pemanasan iklim yang pasti akan terjadi, dan mengumpulkan dana bagi negara-negara miskin untuk mendapatkan teknologi bersih.

Sebelumnya, dalam mendukung rencana ini, Inggris turut mengajak Indonesia untuk mewujudkan komitmen menjaga lingkungan dan mendukung energi bersih. 

Baca Juga : Kenaikan Produksi Batu Bara Bikin Emiten Timbang Opsi

“Kami berharap Indonesia akan memperkuat komitmen dan tindakannya sebelum COP26 tahun depan, bergabung dengan upaya global baru ini, dan kami siap mendukung upaya ini,” ujar Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article