PLN Getol Akuisisi Tambang Batu Bara

PLN Getol Akuisisi Tambang Batu Bara

PLN Getol Akuisisi Tambang Batu Bara
PLN Getol Akuisisi Tambang Batu Bara

Demi mengamankan cadangan listrik nasional, PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) secara strategis terus menjalankan akuisisi tambang batubara.

Akuisisi tersebut ditempuh sebagai jalan untuk memenuhi pasokan bahan baku pembangkit listrik.

Sejauh ini tercatat PLN telah memiliki rencana untuk mengakuisisi sebagian lahan tambang milik PT. Adaro Energy Tbk (ADRO) di Kalimantan Timur pada tahun 2018.

Rencananya, lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai pemasok sumber daya bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Kaltim 5.

Selain itu, PLN juga telah berencana mengakuisisi tambang batubara untuk pembangunan PLTU Mulut Tambang.

Di antaranya di PLTU mulut tambang Jambi, PLTU mulut tambang Riau, PLTU mulut tambang Sumsel 6, PLTU mulut tambang Kalselteng 3, PLTU mulut tambang Kalselteng 4, PLTU mulut tambang Kalselteng 5, dan PLTU mulut tambang Kaltim 3.

Vice President Public Relations PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri mengatakan, sesuai Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang berlaku terkait pembangunan PLTU mulut tambang.

Sampai saat ini PLN telah merealisasikan akuisisi tambang batubara di Jambi yang ditujukan untuk PLTU Jambi 1 dan Kalimantan untuk PLTU Kalselteng 3.

Akuisisi tambang tersebut akan memudahkan PLN dalam menyediakan batubara untuk masing-masing PLTU.

Baca Juga: Freeport Merestorasi Lahan Eks Tambang

“Untuk lokasi lainnya kami masih menunggu perubahan pada RUPTL,” imbuh dia.

PLN pun belum memiliki rencana untuk mengakuisisi lahan tambang batubara lagi di tahun ini, meski harga batubara sedang dalam tren penurunan dalam beberapa waktu terakhir.