Petrosea Kini Fokus Diversifikasi Usaha Baru

0
199
Petrosea Kini Fokus Diversifikasi Usaha Baru
Petrosea Kini Fokus Diversifikasi Usaha Baru

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Petrosea digelar pada 10 Juni 2021 secara daring ini, memiliki bahan bahasan terkait dengan diversifikasi kegiatan usaha baru perusahaan.

Pembahasan penambahan usaha baru ini juga turut membaha studi kelayakan tentang perubahan kegiatan usaha perseroan dalam rangka pemenuhan persyaratan dan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. 

Komisaris, Purba Pantja, Presiden Direktur, Hanifa Indradjaya, Direktur, Romi Novan Indrawan dan Direktur, Meinar Kusumastuti hadir dalam RUPSLB Petrosea ini dan menyusul Presiden Komisaris, Richard Bruce Ness dan Komisaris Independen, Osman Sitorus juga menghadiri rapat ini secara daring.

Dalam rapat ini Purba memaparkan beberapa gambaran umum terkait dengan perusahaan, lalu dampak Covid-19 yang memberikan perubahan signifikan terhadap perusahaan dan seluruh aspek kehidupan, dan tantangan ekonomi global. Purba mengatakan jika tahun 2021 akan hadir dengan lebih menantang.

Baginya Petrosea telah membuktikan bahwa inisiatif strategis untuk penerapan teknologi industri 4.0 dan merupakan kunci penting bagi perseroan dalam menghasilkan kinerja yang kuat.

Kinerja kuat ini dipersiapkan untuk mampu berubah dan beradaptasi dengan cepat, agar terus maju di tengah ketidakpastian dan tantangan usaha baru yang memiliki dampak langsung terhadap kinerja operasional Petrosea.

Hal tersebut digalakkan demi memastikan keberhasilan sustainable superior performance di masa depan.

Selanjutnya Hanifa memaparkan tentang strategi 3D yang telah dilakukan Petrosea untuk usaha baru semenjak akhir tahun 2019.

Strategi ini adalah Diversification, Digitalisation, dan Decarbonisation yang menjadi enabler dan pilar kunci perseroan demi mengembangkan value proposition.

Para direksi juga berkesempatan untuk menyampaikan persetujuannya atas penambahan usaha Petrosea.

Baca Juga : Petrosea Teken Kontrak Jasa Pertambangan Sebesar US$25 Juta

Usaha ini meliputi digitalisasi, 3D printing & rebuild centre, lembaga pelatihan kerja dan sertifikasi serta engineering procurement & construction.

Selain itu, para direksi juga memberikan usulan beberapa kegiatan usaha baru tersebut telah melalui studi kelayakan.

RUPSLB Petrosea memberikan persetujuan dengan suara bulat dan kuasa bagi direksi untuk segala keputusan dan tindakan terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here