Petrosea Catat Laba US$193 Juta Pada Semester 1/2021

Must read

Emiten kontraktor tambang Grup Indika, PT Petrosea Tbk (Petrosea) catat laba sebesar US$ 193 juta pada semester 1 tahun 2021. Angka ini menunjukkan kenaikan laba sebesar 9,89% dibandingkan dengan laba semester 1 tahun 2020 yang senilai US$ 175,9 juta. 

Laba Petrosea ini berasal dari bisnis pertambangan semester pertama tahun ini yang menghasilkan US$ 140 juta. Sedangkan di semester pertama tahun 2020, perseroan mendapatkan US$ 104 juta untuk bisnis pertambangan. 

Selain dari pertambangan, laba Petrosea juga tercatat berasal dari jasa senilai US$ 27 juta, konstruksi dan rekayasa senilai US$ 24,67 juta, dan lain-lain sebesar US$ 1 juta.

Tidak hanya itu, sepanjang tahun 2021, Presiden Direktur Petrosea Hanifa Indradjaya mengungkapkan, emiten dengan kode PTRO ini terus melanjutkan program transformasi digitalnya secara keseluruhan dengan membangun organisasi agile dan memanfaatkan alat digital terkini.

Hal tersebut yang akhirnya mendukung peningkatan laba Petrosea pada semester pertama tahun ini, serta memunculkan peluang usaha, bisnis model baru, dan memperkuat kinerja operasionalnya. 

Di masa pandemi ini, Petrosea juga berfokus pada percepatan proses diversifikasi bisnis dengan menjalankan beberapa proyek mineral nya seperti emas dan bauksit, serta memperkuat kapabilitas anak perusahaan di sektor tambang dan Engineering, Procurement, and Construction (EPC). 

Strategi tersebut juga kemudian membuat Petrosea mengalami peningkatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 41% dari US$ 9 juta pada semester 1 tahun 2020 menjadi US$ 11,8 juta pada periode yang sama di tahun 2021. 

Petrosea dapat mencetak laba hingga $193 juta berkat adanya peningkatan kegiatan operasional di lini bisnis pertambangan dengan total volume overburden removal meningkat 26,82% menjadi 58 juta ton dan produksi batubara meningkat 25% menjadi 15,95 juta ton.

Sepanjang tahun 2021, Petrosea juga melanjutkan manajemen liabilitas yang efektif, ditunjukkan dengan penurunan hutang 22,7% dan penurunan beban bunga 46,9%.

Serta melanjutkan strategi cash management demi mendukung implementasi strategi 3D yakni Diversifikasi, Digitalisasi, dan Dekarbonisasi.

Baca Juga : Inisiatif Strategis Petrosea Tingkatkan Operasional Berkelanjutan

Ekuitas Petrosea pada semester 1/2021 juga mengalami peningkatan dari US$ 231 menjadi US$ 235. Jumlah aset mengalami penurunan pada semester 1/2021 dari US$ 529 juta menjadi US$ 510 juta. 

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article