Perusahaan Minyak Brazil Merugi Akibat Covid-19

Perusahaan Minyak Brazil Merugi Akibat Covid-19

Perusahaan-Minyak-Brazil-Merugi-Akibat-Covid-19
Perusahaan Minyak Brazil Merugi Akibat Covid-19

“Industri minyak dan gas global telah terpukul keras dan menghadapi krisis terburuk dalam 100 tahun terakhir,” kata Kepala Eksekutif Roberto Castello Branco dalam sebuah pernyataan yang menyertai laporan pendapatan perusahaan Januari-Maret pada Kamis (14/5/2020), dimuat AFP.

Perusahaan minyak milik negara Brasil, Petrobras melaporkan kerugian sebesar US$ 8,35 miliar (Rp. 124,5 triliun) untuk kuartal-I 2020. Mereka juga memperingatkan adanya lebih banyak kerugian besar akibat pandemi virus corona (COVID-19).

Pada awal April lalu, Petrobras sempat memangkas produksi minyaknya menjadi 200.000 barel per hari, atau sekitar 6% dari total produksi. Perusahaan juga mempersingkat jam kerja dari 8 jam menjadi 6 jam per hari bagi 21.000 karyawan guna menghemat biaya perusahaan.

Selain itu, perusahaan dengan nama resmi Petroleo Brasileiro SA ini juga menunda pembayaran 10% hingga 30% dari gaji manajer mereka, sebagaimana diberitakan oleh Reuters.

Seminggu sebelumnya, Petrobras juga pemangkasan produksi 100.000 BPD, mengurangi rencana belanja modal, dan menunda pembayaran dividen sebagai respons terhadap pelemahan harga minyak.

Baca Juga: RUU Minerba Beri Karpet Merah Untuk Pengusaha?

Pada saat itu, perusahaan mengatakan akan memangkas dengan menghentikan produksi sebagian ladang air dangkal.

Petrobras adalah salah satu dari beberapa perusahaan minyak besar yang merugi akibat turunnya harga minyak mentah dunia.

Selain itu, anak perusahaan Petrobras, perusahaan midstream Transpetro juga memangkas biaya. Dengan harapan dapat mengurangi atau menunda pembayaran sejumlah 507 juta reais (setara US$ 97 juta).