Pertamina: Anggaran Subsidi LPG 3kg di 2021 Tembus 40 T

Pertamina: Anggaran Subsidi LPG 3kg di 2021 Tembus 40 T
Pertamina: Anggaran Subsidi LPG 3kg di 2021 Tembus 40 T

PT Pertamina Persero menyatakan, nilai subsidi yang disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 untuk memenuhi target penyaluran LPG 3 kg sebanyak 7,5 juta metrik ton senilai Rp40,29 triliun. Angka ini naik tipis dari realisasi subsidi LPG 3 kg pada 2020 yang sebesar Rp40,25 T. 

Direktur Subholding Pertamina Trading dan Komersialisasi Mas’ud Khamid menyatakan, penyaluran LPG 3 kg bersubsidi rata-rata naik sekitar 4,5 persen sampai 5 persen setiap tahunnya. LPG itu diberikan kepada rumah tangga, UMKM, petani, dan nelayan.

“Pada 2021 terjadi kenaikan 5 persen dari 7,14 juta metrik ton menjadi 7,5 juta metrik ton,” ucap Mas’ud dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Selasa (9/2).

Ia merinci pengguna LPG 3 kg bersubsidi itu terdiri dari 74,4 persen rumah tangga, 16,8 persen UMKM, petani kecil 8,1 persen, nelayan kecil 0,5 persen, dan peternak 0,2 persen.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memproyeksi impor LPG tahun ini sebanyak 7,2 juta metrik ton. Nantinya, harga impor akan mengikuti pergerakan harga di Timur Tengah atau CP Aramco dan tren freight cost.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan gelontoran dana subsidi LPG banyak tidak tepat sasaran karena justru dinikmati oleh masyarakat mampu. Pasalnya, berdasarkan data yang dimilikinya, 65 persen subsidi dinikmati masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tinggi.

Baca Juga : Pertamina Bukukan Laba Rp14 T Pada 2020

“Ketimpangan terjadi untuk subsidi LPG yang hanya dinikmati oleh 35 persen kelompok masyarakat miskin dan rentan, dan sisanya dinikmati kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi,” ujar Ma’ruf.