Persedian Minyak AS Turun, Harga Minyak Dunia Menggeliat

Mengutip Xinhua, Jumat, 3 Januari 2020, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik 12 sen menjadi USD61,18 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan minyak mentah brent untuk pengiriman Maret naik 25 sen menjadi USD66,25 per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS turun sebanyak 7,8 juta barel dalam pekan yang berakhir 27 Desember, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 3,2 juta barel, data dari American Petroleum Institute menunjukkan. Data resmi dari Administrasi Informasi Energi AS akan dirilis pada Jumat waktu setempat.

Harga minyak dunia bergerak naik pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), setelah data menunjukkan penurunan mingguan yang besar dalam stok minyak mentah Amerika Serikat (AS). Meski demikian, pasar minyak masih bergerak stabil seiring upaya yang dilakukan oleh OPEC dan sekutunya. 

Harga juga mendapat dukungan dari ketegangan Timur Tengah yang sedang berlangsung. Sekretaris Pertahanan AS Mark Esper mengatakan Amerika Serikat akan segera mengirim sekitar 750 tentara ke Timur Tengah. Sebuah langkah yang diambil beberapa jam setelah para demonstran menyerbu Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Pasukan AS selama akhir pekan menyerang lima lokasi di Irak dan Suriah yang dikendalikan oleh paramiliter Irak Kata’ib Hezbollah (KH), atau Brigade Hezbollah, dalam menanggapi serangan baru-baru ini terhadap pasukan AS di Irak, memicu respons kuat dari Irak dan Suriah.

Baca Juga : Saham 3 Emiten Emas Berkilau, Dipicu Wacana Mata Uang Emas?

Sedangkn Iran telah membantah peran dalam serangan baru-baru ini terhadap pasukan AS di Irak. Sementara para pedagang bertaruh ketegangan akan memperlambat ekspor di wilayah kaya minyak, para ahli mencatat. Kesemuanya ini mau tidak mau akan memengaruhi pergerakan harga minyak dunia.

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Memperpanjang reli dari akhir tahun lalu di tengah meningkatnya sentimen investor. Salah satu katalis positif datang dari disepakatinya kesepakatan dagang fase satu antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 330,36 poin atau 1,16 persen menjadi 28.868,80. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 27,07 poin atau 0,84 persen menjadi 3.257,85. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 119,58 poin atau 1,33 persen menjadi 9.092,19.

Di sisi ekonomi, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran sedikit lebih rendah pada minggu lalu. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan angka untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 222 ribu atau turun 2.000 dari tingkat revisi minggu sebelumnya. Jumlah itu datang lebih rendah dari ekspektasi Wall Street.

Sumber : Medcom