Perang Dagang AS China Mengendur, Harga Minyak Tetap Tertekan

Perang Dagang AS China
Ketegangan Perang Dagang AS China Mengendur, Harga Minyak Tetap Tertekan

Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan damai dagang yang dilakukan negaranya dengan China berjalan baik sampai dengan saat ini.

Pekan lalu, Kementerian Perdagangan China menyatakan AS sepakat untuk menghapus tarif impor atas produk China yang telah diberlakukan saat perang dagang selama 18 bulan belakangan kemarin.

Baca juga artikel terkait Perang Dagang AS China:

  1. Harga Emas Jatuh & Terendah dalam 3 Bulan, Berminat Beli?
  2. Mengintip 6 Lokasi Bekas Tambang Yang Kini Jadi Tempat Wisata
  3. Mendesak Dibentuk Qanun Soal Izin Pertambangan di Aceh
  4. PT Petrosea Tbk Berhasil Menjawab Tantangan Pertambangan Era Revolusi Industri 4.0
  5. Pajak Perusahaan Tambang Mineral dan Batubara Yang Wajib Dikenali
  6. Harga Emas Diprediksi Sulit Tembus USD 1.500 per Ounce
  7. Harga Batubara Turun, Pajak Pertambangan Terkontraksi 20,6%
  8. Harga Batu Bara Melesat! Pertanda Winter is Coming?

Trump mengatakan ia akan membuat kesepakatan dengan China jika langkah tersebut tepat dan menguntungkan AS.

Masih belum jelasnya hasil perundingan dagang tersebut, harga minyak dunia mengalami tekanan pada sepanjang Senin (11/11). Dikutip dari Antara, harga minyak mentah berjangka Brent turun 39 sen atau 0,6 persen menjadi US $62,12 per barel.

Sementara itu, untuk minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah 35 sen atau 0,6 persen ke level US $56,89 per barel pada awal pekan ini.