Peran Big Data Dalam Dunia Geofisika

Peran Big Data Dalam Dunia Geofisika

Peran Big Data Dalam Dunia Geofisika
Peran Big Data Dalam Dunia Geofisika

Perkembangan teknologi komputasi saat ini terus melaju dan memberikan peluang dan tantangan bagi beberapa bidang kajian, termasuk geofisika.

Secara metoda, keilmuan dan keteknikan geofisika mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan perkembangan teknologi komputasi.

Pada lain sisi, keberadaan data (analog dan digital) dalam jumlah yang besar. Ini menjadi peluang untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang fenomena lapisan bawah permukaan.

Dalam satu dekade terakhir, topik tentang data dan pengelolaannya secara baik, efektif dan bernilai menjadi topik yang hangat diperbincangkan.

Sebelumnya, pada awal tahun 70-an setiap kumpulan data dikemas dalam sebuah sistem basis data yang terstruktur dalam jumlah besar dengan variasi yang relatif seragam.

“Data is a New Gold” menjadi perhatian kita bahwa pada era digital sekarang ini. Data menjadi sumber baru yang memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

Sekarang ini, data menjadi sesuatu hal penting dalam peradaban manusia yang memberikan banyak manfaat.

Dalam konteks Big-Data, sebuah kumpulan data dibangun dalam sebuah sistem 4V (volume, velocity, verity, value).

Setiap kumpulan data memiliki jumlah dalam volume tertentu (Terra Byte), kemudahan dan kecepatan proses, keberagaman format, waktu dan sumber serta memiliki nilai ekonomis.

Sistem 4V kemudian dikenal dengan sebutan Big-Data. Sistem tersebut didukung oleh perangkat teknologi komputasi yang mumpuni seperti map reduce, storage server, high performance computers cluster dan lain-lain.

Sehingga, Big Data dapat diartikan sebagai sebuah media penyimpanan data yang menawarkan ruang tak terbatas.

Serta kemampuan untuk mengakomodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat serta memiliki nilai ekonomi tertentu.

Baca Juga: Produksi Freeport Sesuai Target di Tengah Pandemi

Dalam bidang geofisika, keberadaan Big-Data dapat memberikan tantangan dan peluang.

Lebih dari satu abad, keilmuan geofisika hadir untuk mempelajari fenomena bumi berdasarkan pendekatan fisika dan matematika.