Pengiriman Batubara Lewat KAI Terus Meningkat

Pengiriman Batubara Lewat KAI Terus Meningkat

Pengiriman Batubara Lewat KAI Terus Meningkat
Pengiriman Batubara Lewat KAI Terus Meningkat

Pasar komoditas batu bara yang sudah mulai bergeliat sedikit demi sedikit, membuat industri jasa pengangkutan batu bara melalui Kereta Api mulai meningkat.

Telah sejak lama PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan pelayanan jasa pengiriman batu bara. Jasa pengangkutan batu bara ini lini bisnis KAI yang cukup potensial.

Untuk itu, KAI telah melakukan penandatanganan kontrak baru dengan perusahaan angkutan batu bara karena potensinya yang besar.

Berdasarkan data KAI, volume angkutan batu bara meningkat sebesar 8% menjadi 2,8 juta ton di bulan Agustus dari sebelumnya 2,7 juta ton di bulan Juli.

“Angkutan batu bara sendiri mencapai 72% dari total angkutan barang KAI pada Agustus 2020 atau sebanyak 2,8 juta ton,” kata Vice President Public Relations KAI Joni Martinus di Jakarta

Ia menambahkan kenaikan volume pengiriman batubara antar daerah terus meningkat karena banyak perusahaan kini terus menggenjot produksi sehingga berpengaruh pada konsumsi batu bara

“Konsumsi industri yang semakin meningkat membuat angkutan batubara kembali stabil, setelah sempat turun pada titik terendah yaitu hanya 2 juta ton pada bulan Juni 2020,” ujar Joni.

Dengan perkembangan yang ada, KAI akan terus mengoptimalkan layanan angkutan kereta barang sambil terus memulihkan bisnis angkutan penumpang.

KAI akan terus memperluas pasar angkutan barang dengan melakukan berbagai langkah.

Baca Juga: Harga Komoditas Pertambangan Terdongkrak

Untuk diketahui, saat ini ekonomi mulai pulih. Hal ini terlihat pada kenaikan angkutan barang di berbagai komoditi pada bulan Agustus dibandingkan bulan Juli.

Angkutan semen naik 10% menjadi 368 ribu ton dari 333 ribu ton.

Peti kemas naik 8% menjadi 339 ribu ton dari 315 ribu ton.

CPO naik 22% menjadi 24 ribu ton dari 20 ribu ton, dan BBM naik 2% menjadi 181 ribu ton dari 178 ribu ton.