Pemerintah Setop Impor BBM dan LPG Tahun 2030

Must read

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan akan berhenti melakukan impor BBM dan gas LPG per tahun 2030. Hal ini disebut sudah masuk dalam rencana strategis energi nasional.

Rencana strategis tersebut baru saja dipaparkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Dewan Energi Nasional (DEN) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat paripurna.

Arifin mengungkapkan, pihaknya menyampaikan beberapa isu terkait dengan meningkatnya permintaan energi jangka panjang, di sisi lain ada masalah pada terbatasnya pasokan sumber daya dalam negeri.

“Kemudian masih adanya impor BBM dan LPG, yang mana dalam strategi energi nasional, pada tahun 2030 kita tidak lagi impor BBM. Lalu, diupayakan juga tidak lagi impor LPG,” ungkap Arifin Selasa (20/4/2021).

Baca Juga : RI Bakal Gaet Eropa-AS di Proyek Smelter

Selain itu, Arifin juga berbicara mengenai pembangunan infrastruktur energi, khususnya penyediaan listrik ke daerah terpencil untuk mendukung rasio elektrifikasi 100% ke seluruh Indonesia. Di samping itu,  program BBM satu harga juga akan diperluas ke daerah terpencil lainnya.

“Kita ingin capai 100% elektrifikasi, diharapkan semua daerah mendapatkan dukungan pasokan listrik. Demikian juga BBM, dengan program BBM satu harga harus bisa dinikmati masyarakat ke depannya,” tutur Arifin.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article