Pemerintah Kebut PP Minerba Demi Kelanjutan Kontrak

Pemerintah Kebut PP Minerba Demi Kelanjutan Kontrak

Pemerintah Kebut PP Minerba Demi Kelanjutan Kontrak
Pemerintah Kebut PP Minerba Demi Kelanjutan Kontrak

Pemerintah melalui ESDM, Direktorat Jenderal Minerba terus mengebut Peraturan Pemerintah yang menjadi aturan turunan pelaksana dari UU No. 3 tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara agar dapat segera rampung.

Dirjen Minerba Ridwan Djamaluddin menyampaikan, saat ini ada tiga RPP baru yang tengah disusun dan pihaknya berupaya segera menyelesaikannya karena terkait kelanjutan operasional tambang sejumlah perusahaan.

“Kami sekarang sedang menyusun tiga RPP, sedang berusaha keras untuk menyelesaikannya supaya badan usaha dapat dilanjutkan kegiatannya tanpa kendala,” papar Ridwan pada acara ‘Coalaboration 31 years of contributing to the nation’ yang diselenggarakan Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) secara virtual.

Ridwan mengatakan, meski UU Minerba sudah diundangkan pada 10 Juni 2020, namun sampai saat ini masih menjadi pro kontra beberapa pihak.

Meski demikian, menurutnya ketika sebuah keputusan sudah dibuat, berarti harus dipatuhi sampai ada solusi yang lebih baik di masa mendatang.

“UU No. 3 tahun 2020, sebagian besar kita menyambut baik UU ini akan menjadi landasan hukum yang kuat bagi industri dan pengelolaan minerba. Namun sebagaimana kita ketahui, masih ada juga pihak yang ingin memberikan masukan, masih belum 100% sepakat,” jelasnya.

Baginya tidak masalah jika masih ada pihak-pihak yang belum bersepakat. Namun demikian, lanjutnya, jangan sampai hal ini membuat upaya pemerintah tidak berada di sisi produktif.

“Buat saya bagus-bagus saja (kontra), namun kita antisipasi jangan sampai kondisi seperti ini malah membuat upaya kita tidak dalam posisi yang produktif,” ungkapnya.

Baca Juga: Sinyal Kuat Perpanjangan Izin Pertambangan

Dia pun berharap dalam proses penyusunan PP ini tidak digoyang terlalu kuat karena jika tidak selesai sesuai waktunya, maka akan berdampak tidak baik. Menurutnya, perlu disadari tidak ada yang sempurna di dunia ini.

“Namun kalau ini kita ubah, mari kita ubah juga pada waktunya. Silahkan nanti diusulkan melalui mekanisme yang sesuai dan pada saat yang baik,” tuturnya.