Pemerintah Kaji Inpres Percepatan Penyediaan Akses Listrik

Must read

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menggelar rapat koordinasi untuk mengkaji pembahasan terkait rancangan Instruksi Presiden (Inpres) Percepatan Penyediaan Akses Kelistrikan di Desa Belum Berlistrik.

Dalam penuturannya, Asisten Deputi Energi Kemenko Marves Ridha Yasser mengatakan, Inpres tersebut disiapkan untuk menindaklanjuti program percepatan penyediaan akses kelistrikan di 433 desa belum berlistrik.

“Atas beberapa pertimbangan, program tersebut perlu ditingkatkan menjadi Inpres untuk menggeneralisasi dan memperluas area cakupan akses kelistrikan di desa yang belum berlistrik di seluruh Indonesia,” kata Ridha.

Adapun hasil rapat yang digelar oleh Kantor Staf Presiden menyimpulkan, saat ini masih perlu adanya suatu alternatif langkah dan strategi agar target presiden mengenai rasio elektrifikasi dan penyaluran akses kelistrikan dapat terealisasi.

Ridha menambahkan, untuk mewujudkan target ini, dibutuhkan dukungan sosial antropologis terkait dengan kultur bermukim masyarakat, seperti nomaden atau tersebar, agar penyaluran listrik dapat sustain dan dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga : Kemenko Marves: 2 Juta Motor Listrik Meluncur 2025

Selain itu, menurut Kepala Bidang Partisipasi dan Kerjasama Energi Kemenko Marves Trinaldy Konnery, terdapat tantangan dalam merealisasikan target ini karena banyak masyarakat yang dialiri listrik berasal dari PT PLN (Persero) dan bukan dari PLN atau secara mandiri.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article