Pemerintah Dorong Pelaku Usaha Fokus Hilirisasi Batu Bara

Must read

Pemerintah melalui Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batu bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong agar semua pelaku usaha di industri batu bara mulai fokus dalam inovasi maupun hilirisasi batu bara.

Dorongan hilirisasi batu bara ini disampaikan karena tantangan industri batu bara ke depan semakin berat, terutama dari sisi lingkungan.

Padahal, Indonesia sendiri masih mempunyai cadangan batu bara yang cukup melimpah.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, Indonesia masih memiliki sekitar 37 miliar ton cadangan batu bara dan 149 miliar ton sumber daya batu bara yang bisa dimanfaatkan. 

Dengan adanya tekanan eksternal dalam menghadapi perubahan iklim, pelaku usaha batu bara perlu segera berinovasi untuk mengolah batu bara menjadi bahan baku industri yang lebih ramah lingkungan. 

“Batu bara berpacu dengan momentum. Kami sarankan pengusaha batu bara, mumpung batu bara masih punya pasar manfaatkan sebaik-baiknya. Revenue-nya diinvestasikan untuk mengembangkan batu bara lebih hilir sehingga batu bara bisa lebih everlasting dan tidak menjadi sejarah,” ujar Sujatmiko pada Rabu (5/5/2021).

Untuk mendukung penghiliran batu bara, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai insentif, salah satunya dengan memberikan royalti 0 persen terhadap komoditas batu bara.

Sujatmiko menuturkan, peraturan Menteri ESDM yang akan mengatur mengenai pemberian royalti 0 persen sekarang ini sudah memasuki tahap finalisasi.  

“Permen royalti 0 persen sudah tahap final.  Artinya, begitu kawan-kawan dari batu bara mengembangkan untuk gasifikasi atau likuifaksi, batu bara yang digunakan royaltinya bisa 0 persen,” ungkapnya.

Baca Juga: Mantab! Ada China di Balik tingginya Harga Batu Bara

Selain itu, pelaku usaha batu bara juga dituntut untuk membuat kegiatan operasional tambangnya lebih ramah lingkungan. 

Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, seperti biodiesel (B30) pada kegiatan operasional tambang, serta mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) di lokasi tambangnya.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article