Pembukaan Lockdown Panaskan Batu Bara

Pembukaan Lockdown Panaskan Batu Bara

Pembukaan-Lockdown-Panaskan-Batu-Bara
Pembukaan Lockdown Panaskan Batu Bara

Analis Elara Capital India Rupesh Sankhe mengatakan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik mungkin akan berlanjut sepanjang tahun.

Ini dikarenakan bisnis akan belajar untuk beroperasi dengan pedoman keselamatan baru, tetapi akan membutuhkan waktu yang lama untuk kembali ke level sebelum penerapan lockdown.

Berdasarkan data National Load Despatch Center India, Negeri Taj Mahal itu mengkonsumsi daya 3.320 gigawatt-hours pada Kamis (14/5/2020), naik hampir 20 persen sejak hari pertama lockdown diterapkan, yaitu pada 25 Maret 2020.

Permintaan listrik India naik ke level tertinggi sejak diterapkannya kebijakan lockdown pada Maret. Hal itu pun menjadi sentimen positif bagi pasar batu bara mengingat India merupakan importir utama emas hitam tersebut.

Kendati demikian, level itu masih 14,5 persen lebih rendah daripada capaian tahun sebelumnya, menjadi tanda bahwa rebound dari Covid-19 masih belum jelas.

Baca Juga: Kilau Emas Kian Memukau

“Mungkin permintaan listrik akan turun menjadi hanya satu digil pada tahun ini,” ujar Sankhe seperti Minggu (17/5/2020).

Adapun, sejalan dengan peningkatan konsumsi listrik tersebut, persediaan batu bara India juga menunjukkan penurunan dari rekor level tertingginya. Dengan demikian, pasar mengekspektasikan India akan mulai kembali melakukan pembelian batu baranya.