Peluang Kerja Sama Bidang Energi RI-Rusia

Peluang Kerja Sama Bidang Energi RI-Rusia

Peluang Kerja Sama Bidang Energi RI-Rusia
Peluang Kerja Sama Bidang Energi RI-Rusia

Indonesia sedang menjajaki peluang kerjasama di bidang energi.

Indonesia melalui Wakil Duta Besar (Dubes) RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus Azis Nurwahyudi menyampaikan Indonesia dan Rusia memiliki potensi kerjasama yang besar di sektor energi karena didukung karakteristik konsumsi energi yang mirip.

Pensosbud KBRI Moskow Enjay Diana mengatakan sebanyak 85 peserta perwakilan dari pihak pemerintah, pelaku bisnis di sektor energi, serta akademisi Indonesia dan Rusia berpartisipasi pada webinar. 

Pada kesempatan itu Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Ngurah Swajaya mengatakan perlunya kolaborasi untuk mendorong diversifikasi pasokan energi.

Ini sebagai kunci ketahanan dan kemandirian energi nasional dalam menghadapi ancaman pandemi covid-19 dan kemungkinan disrupsi lain di masa mendatang.

Pasokan energi di Indonesia dan Rusia selama ini memang masih didominasi oleh energi fosil.

“Penggunaan energi fosil yakni migas dan batu bara mencakup 69 persen konsumsi energi di Indonesia, hal ini serupa dengan Rusia, dengan tujuh persen konsumsi energi berasal dari gas dan batu bara,” ujar Ngurah.

“Rusia merupakan mitra yang tepat bagi Indonesia untuk pengembangan sumber energi alternatif dan energi terbarukan,” tambah Wakil Presiden Business Rusia Nonna Kagramanyan.

Baca Juga: General Electric Stop Garap Bisnis PLTU

Kepala IIPC London Aditia Prasta menuturkan Indonesia memiliki kepentingan dalam pengembangan energi terbarukan.

“Indonesia saat ini memiliki target 23 persen energi baru dan terbarukan pada tahun 2025, sesuai dengan amanat Rencana Umum Energi Nasional (RUEN),” ujarnya.